Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Plt Direktur RSUD Banten Siap Hadapi Dokter Spesialis Non PNS Yang Suka Mogok Kerja

Plt Direktur RSUD Banten Siap Hadapi Dokter Spesialis Non PNS Yang Suka Mogok Kerja

Serang,fesbukbantennews (31/3/2015) -Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten, Sigit Wardojo yang pada tanggal 1 April (Rabu besok,red) resmi menjabat sebagai Plt Direktur RSUD Banten mengaku tak gentar menghadapi dokter spesialis non PNS yang doyan mogok.IMG_20150221_121518_edit

Dihubungi melalui telpon genggamnya, Selasa (31/3/2015) Sigit mengaku akan menindak tegas terhadap dokter spesialis yang melalikan tugasnya dengan melakukan aksi mogok seperti yang sudah-sudah dengan melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK.

“Saya akan tindak tegas, sesuai dengan kewenangan saya. Seorang Plt kan punya kewenangan untuk memberhentikan para pekerjanya yang tidak menjalankan tugas,” katanya.

 

Ia mengakui, pada Senin pekan lalu sudah melakukan pertemuan dengan seluruh direktur RSUD se-Banten untuk saling membantu dan mengisi, jika satu sama lain memerlukan tenaga medis, karena dokternya mogok kerja atau kasus lalinnya.

“Kami sudah bicarakan itu dengan seluruh rumah skait pemerintah agar saling membantu, sekaligus kami membahas pembentukan asosiasi rumah sakit daerah atau Arsada,” ujarnya.

 

Lebih lanjut Sigit mengatakan, RSUD Banten telah dibantu oleh dokter spesialis dari RSUD Kota Cilegon yang memiliki dedikasi dan pelayanan lebih baik terhadap masyarakat. “Saya lupa lagi jumlahnya berapa dokter spesialis yang membantu di RSUD Banten, yang pasti seluruh rumah sakit pemerintah daerah sudah saling sepakat untum membantu satu sama lain,” ungkapnya.

 

Sikap tegas terhadap dokter doyan mogok itu, lanjut Sigit dilakukan agar pelayanan masyarakat tidak terbengkalai lagi, dan mendapatkan masukan dari pihak-pihak tertentu yang sebelumnya terlibat dalam managemen rumah sakit tersebut.

 

“Saya juga sudah diskusi-diskusi dengan orang-orang yang pernah di RSUD Banten. Tentunya, memang permasalahan di rumah sakit itu sangat banyak, dari pelayanan  dan disemua divisi,” ujarnya.

 

Sigit yang mengaku hingga sampai dengan  selasa sore ini  belum menerima SK penunjukan sebagai Plt Direktur RSUD Banten mengaku akan mulai bekerja sesuai dengan mandat yang diterimanya. “Saya belum terima SK nya, tapi menurut Pak Sekda (Kurdi Matin,red) saya resmi sebagai Plt Dirktur RSUD Banten per 1 April, saya akan mulai bekerja  pada tanggal itu, dan saya akan mengenal satu persatu sosok karyawan atau petugas di RSUD Banten, dan akan meminta kepada mereka untuk benar-benar bekerja, tidak ada lagi mogok atau hal-hal yang merugikan masyarakat,” jelasnya.

 

Meski dirinya belum menerima  siapa-sipa dokter spesialis yang tidak patuh, Sigit mengaku akan mengawasi seluruh kinerja personilnya di RSUD Banten. “Seluruh kegiatan dan aktifitas di RSUD Banten akan saya perhatikan, dan saya tidak akan arogan dalam memutuskan sesuatu,” ujarnya.(hms/LLJ).

Copyright @2016 FBn