Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Peringati Hari Santri Nasional, Menag RI Kunjungi Ponpes di Baduy
Menteri RI Lukman Hakim Saifudin (kanan).

Peringati Hari Santri Nasional, Menag RI Kunjungi Ponpes di Baduy

Lebak,fesbukbantennews.com (24/10/2016) – Indonesia merupakan bangsa yang religius, masyarakatnya agamis, memegang nilai – nilai agama dan kearifan lokal dalam setiap aktifitas kehidupan.

Menteri RI Lukman Hakim Saifudin (kanan).

Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifudin (kanan).

Hal tersebut di sampaikan Menteri agama RI,Lukman Hakim Saifudin, dalam kegiatan silaturahim Masyarakat Baduy Muslim, Ulama dan Umaro se Kabupaten Lebak bersama Menteri Agama RI di Pondok Pesantren Modern Sultan Hasanudin Leuwidamar, Lebak, Banten, Sabtu (22/10/2016).

Silaturahim yang bertema Menjalin Ukhuwah menuju Banten Darusalam ini bertepatan dengan hari Santri Nasional tanggal 22 oktober 2016.
“Disinilah Urgensi Negara menghadirkan institusi Kementrian Agama untuk membina kehidupan keagamaan, saya tadi sudah minta ke Kakanwil untuk mencatat segala harapan pak kiyai agar diupayakan solusinya”. Ujar Lukman Hakim.

Lukman juga mengatakan bahwa bagaimanapun pendidikan sebagai jantung dalam mengembangkan ajaran agama islam, merawat warisan tradisi yang baik dan berkreasi terhadap hal baru yang baik pula. Keberadaan pondok pesantren menjadi begitu strategis.

“Jauh sebelum Indonesia menjadi sebuah Negara, Pesantren sudah berkembang di Masyarakat Nusantara. Pesantren menjadi salah satu Lembaga Pendidikan tertua di Indonesia” ujarnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Modern Sultan Hasanudin, KH Zainudin Amir, menjelaskan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk membangkitkan kembali dakwah di masyarakat Baduy. Untuk itu pihaknya berharap agar pemerintah melanjutkan kembali program jatah naik haji untuk masyarakat baduy muslim dan dibangunnya perguruan tinggi yang gratis bagi masyarakat Baduy.

“Kami memohon agar melanjutkan kembali program jatah naik haji untuk masyarakat baduy muslim dan pemerintah tolong perhatikan madrasah” ujarnya.

Sementara itu Asda 4 Pemkab Lebak, Tajudin mengatakan bahwa pemerintah daerah sudah berkomitmen untuk mengembangkan madrasah di daerah ini.

”Kabupaten Lebak di kenal dengan julukan Daerah Seribu Madrasah, untuk itu kami akan terus berkomitmen untuk mencetak generasi yang berkarakter” ujarnya. (hmslebak/bknADV/LLJ).

Copyright @2016 FBn