Templates by BIGtheme NET
Home » Berita » Penerimaan Karyawan Banyak dari Luar Daerah, Pemuda Cikande Geram
Pemuda Cikande.

Penerimaan Karyawan Banyak dari Luar Daerah, Pemuda Cikande Geram

Serang, fesbukbantennews.com (26/6/2019) – Isu pengangguran di Kecamatan Cikande kembali hangat disebabkan banyaknya karyawan baru dari luar daerah Cikande yang bekerja di Perusahaan yang ada di kawasan Industri Pancatama, Desa Leuwilimus Kecamatan Cikande, Selasa (26\6).

Pemuda Cikande.

Maraknya tenaga kerja dari luar daerah Tokoh Pemuda Kec. Cikande mengadakan pertemuan untuk mencari penyebabnya.

“Kita mengadakan pertemuan untuk membahas kenapa bisa tenaga kerja luar daerah lebih diutamakan daripada masyarakat setempat, padahal masih banyak warga cikande yang nganggur terutama di Leuwilimus,” Kata Sarkani (Acon) Ketua PAC Pemuda Pancasila Cikande.

Selain Acon beberapa tokoh Pemuda yang hadir diantaranya Bang Braja Ketua Ranting Pemuda Pancasila Leuwilimus, Ego Ketua LAPBAS Kec. Cikande, dan Kodel Kabid Ekonomi PAC Pemuda Pancasila Kec. Cikande.

“Kita sudah menkonfirmasi Kepala Desa Leuwilimus dan Sekdesnya mereka mengatakan tidak tahu maraknya tenaga kerja luar yang masuk ke Desa Leuwimus, aneh bukan?!!” tegas Acon.

Seperti yang diumumkan pemerintah pusat pada awal tahun bahwa Prov. Banten Peringkat pertama jumlah pegangguran terbanyak di Indonesia dan termasuklah kec. Cikande penyumbang jumlah tersebut.

“Pejabat Desa saja tidak tahu masyarakatnya nganggur, bagaimana camat, bupati sampe Provinsi sana? ditambah lagi diserbu calon tenanga kerja dari luar, kita mah cuma gigit jari doang!” tegas Bang Braja.

Beberapa bulan yang lalu Ranting Pemuda Pancasila Leuwilimus telah mengkritik Pemerintah supaya jangan diam dengan banyaknya oknum yang diduga melakukan percaloan ternaga kerja.

“Masyarakat Leuwilimus hanya bisa menonton maraknya oknum atau biasa juga disebut ‘preman kawasan’,” Kata Kodel.

Dalam hal ini para Tokoh Pemuda Kec. Cikande tidak ingin mencari kambing hitam melainkan menuntut pertanggung jawaban pemerintah dan merekapun tidak akan diam kalau permasalahannya selesai kemudian mereka juga ikut mencari solusinya.(LLJ).

Kiriman dulur FBn: Ilham Rangkuti

Copyright @2018 FBn