Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Pemuda Cilegon Dilatih Cara Mengolah Kayu Limbah oleh Rekonvasi Bhumi dan PT DOW
Koordinator LSM Rekonvasi Bhumi Wilayah Cilegon, Pupu Saputra sedang menjelaskan proses pengolahan kayu limbah kepada salah satu peserta pelatihan.(tuntas)

Pemuda Cilegon Dilatih Cara Mengolah Kayu Limbah oleh Rekonvasi Bhumi dan PT DOW

Cilegon,fesbukbantennews.com (22/11/2017) – APA saja yang bisa kita buat dari palet kayu bekas atau biasa disebut kayu peti kemas itu? Jawabannya sangat banyak. Material ini bisa digunakan untuk pembuatan furniture, kerajinan, hingga bahan konstruksi bangunan.

Koordinator LSM Rekonvasi Bhumi Wilayah Cilegon, Pupu Saputra sedang menjelaskan proses pengolahan kayu limbah kepada salah satu peserta pelatihan.(tuntas)

Apalagi secara alami kayu yang tergolong pada jenis jati belanda ini memiliki tampilan khas. Serat kayunya jelas dengan warna yang cerah. Tampilan ini akan sangat menawan diaplikasikan untuk membangun kesan vintage hingga rustic.

Meski begitu, minimnya SDM yang bisa mengolahnya membuat limbah kayu palet yang melimpah di Kota Cilegon jadi sia – sia.

Nah, potensi inilah yang kemudian dilirik oleh Rekonvasi Bhumi dan PT DOW Indonesia dengan membuat pelatihan mengolah kayu palet untuk pemuda di Workshop Kavling Production di Lingkungan Pagebangan Kelurahan Ketileng Kota Cilegon selama 4 bulan.

“Konsepnya memang pemberdayaan pemuda bagaimana memanfaatkan limbah kayu palet yang melimpah di Kota Cilegon,” ungkap Koordinator LSM Rekonvasi Bhumi Wilayah Cilegon, Pupu Saputra, Selasa (21/11).

Dijelaskan Pupu, pelatihan tersebut merupakan kerjasama LSM Rekonvasi Bhumi dengan PT DOW Indonesia, perusahaan kimia terbesar kedua di dunia.

“Pelatihannya selama empat bulan. Para peserta tidak hanya diajari mengolah kayu, namun juga cara memasarkannya,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif LSM Rekonvasi Bhumi, NP Rahadian, dalam beberapa kesempatan mengatakan bahwa pemberdayaan yang dilakukan untuk membantu pemerintah menekan angka pengangguran di Kota Cilegon.

“Kami berharap selesai pelatihan mereka bisa mandiri. Pelatih yang kita siapkan juga dari Bandung, orang yang ahli dibidangnya. Kami akan dampingi sampai ke pemasaran,” tandasnya.(Sumber:tuntasmedia/LLJ).

Copyright @2016 FBn