Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Pemkab dan DPRD Kabupaten Serang Tutup Mata, Warga Mancing di Jalan Rusak

Pemkab dan DPRD Kabupaten Serang Tutup Mata, Warga Mancing di Jalan Rusak

Serang,fesbukbantennews (6/4/2015) – Kesal lantaran tak kunjung diperbaiki dan sering menimbulkan kecelakaan, Warga Tomon, Kramatwatu, Kabupaten Serang mancing bersama di Jalan Kramatwatu-Waringin Kurung, Kabupaten Serang, Senin (6/4/2015). Mereka juga menanam pohon pisang di jalan tersebut, simbol kekesalan terhadap Pemkab dan DPRD Kabupaten Serang yang tutup mata.

Warga Tomon tanami jalan rusak dengan pohon pisang

Warga Tomon tanami jalan rusak dengan pohon pisang

Warga melakukan aksi tersebut karena merasa sangat prihatin melihat jalan yang rusak parah. Sementara pemkab dan DPRD Kabupaten Serang seperti tutup mata.

Kemarahan warga nampak sudah memuncak, karena kerusakan jalan yang terjadi di ruas jalan Kramatwatu- Waringin Kurung tersebut tak kunjung mendapat perhatian dari pemerintah. Mereka menanam pohon pisang di tengah jalan yang berlubang.
Menurut Soleh, salah seorang warga Tomon, Kramatwatu, Kabupaten Serang, mengatakan, dia dan beberapa warga lainnya, berinisiatif menanam pohon pisang di jalan yang berlubang itu karena sudah bosan dengan janji pemerintah yang menyatakan akan segera memperbaiki kerusakan jalan itu.
“Di jalan berlubang yang kami tanam pohon pisang ini sudah sering terjadi kecelakaan, apalagi kalau malam hari, karena kondisi gelap, lubang di jalan itu tidak terlihat. Ditambah lagi lubang itu digenangi air, menambah parah kerusakan di jalan ini,” katanya.
Himpunan Mahasiswa Serang (HAMAS), Gilang Erdy Permana mengatakan, dirinya selaku mahasiswa asli Kramatwatu, apa yang mereka lakukan sebagai tanda dari kekesalan warga setempat.
“Bikin jengkel warga saja, janji hanya janji,” katanya.
Gilang juga mengatakan, tidak sekedar pemerintah saja yang menjanjikan akan segera memperbaiki ruas jalan ini. Sebelumnya juga ada beberap anggota DPRD Kabupaten Serang yang datang kesini dan sudah melihat kondisi jalan, tapi sama saja, hanya janji yang bisa mereka berikan kepada kami warga disini.
“Yang kami minta bukti perbaikan jalan sesuai janji, karna sudah hampir tiga tahun jalan dibiarkan rusak parah,” katanya.
Lanjut Gilang, dirinya dan masyarakat, hari ini bukan hanya menggelar aksi tanam pohon pisang saja, tetapi mereka juga menggelar aksi mancing bersama warga kramat watu dijalan tersebut.
“Padahal banyak dewan oran asli Kramatwatu sendiri, contohnya saja ketua DPRD Kabupaten Serang, Muhsinin, belum lagi anggotanya Vera, Ali Imron dan Dewan Provinsi SM Hartono, Ishak,” katanya.

Namun, lanjut Gilang, tidak ada bentuk kepedulian sedikitpun sebagai perwakilan rakyat di dapil 5 tersebut yg asli putra daerah kramatwatu.
“kami menuntut agar segera direalisasikan pembenahan jalan Kramat-Waringinkurung, jika dalam wktu dekat ini Pemkab Serang tidak merealisasikan, maka kami dan warga keramat akan datang berbondong-bondong ke Pemkab Serang,” Katanya.(LLJ)

Copyright @2016 FBn