Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Pedagang Asongan Ditemukan Tewas di Stasiun KA Rangkasbitung

Pedagang Asongan Ditemukan Tewas di Stasiun KA Rangkasbitung

Rangkasbitung,fesbukbantennews (25/3/2015) – Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan tewas di areal Stasiun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Rabu 25 Maret 2015 sekira pukul 07.20 WIB pagi tadi. Jenazah pun akhirnya dibawa ke RSUD Lebak untuk dilakukan autopsi.

Korban tewas di stasiun KA di ruang otopsi.(mudhof)

Korban tewas di stasiun KA di ruang otopsi.(mudhof)

Menurut saksi mata lokasi, Supia, diketahui mayat yang sehari-harinya yakni sebagai pedagang asongan biasa dipanggil, Ahmad biasa berjualan di areal Stasiun Rangkas Bitung bersama pedagang lainnya.

“Ketauannya tadi pagi posisinya terbaring disisi rel kereta. Biasa dipanggil sih Ahmad, tapi gak tahu warga mana,”ujar Supia dilokasi.

Karena takut, pedagang dan warga lain yang berada dilokasi tidak berani untuk mendekat. Namun, lanjut Supia, warga langsung menghubungi petugas kepolisian Polsek Rangkasbitung.

“Sekitar 15 menit kemudian, polisi darPpolsek Rangkasbitung langsung tiba dilokasi dan olah TKP (Tempat kejadian perkara) guna penyelidikan,”tutur Supia.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Rangkas bitung, Iptu Malik Abraham memebenark penemuan mayat tersebut. Kata dia, mayat tersebut ditemukan di badan rel Kereta Api stasiun Rangkasbitung.

“Untuk ciri-cirinya, lanjut Iptu Malik, mayat tersebut berjenis laki-laki, umur sekitar 65 tahun, tinggi badan 170 cm, berat badan 55 kilogram, Rrambut putih beruban, perawakan badan kurus, kulit hitam, baju lengan pendek warna hijau dan celana panjang warna hitam,”katanya.

“Sedangkan berdasarkan temuan di TKP ditemukan dompet berisi uang sebesar Rp25.000 dan satu buah pisau kater,”tambah Iptu Malik Abraham.
Sedangkan untuk penyebab kematian korban, dugaan sementara korban mengalami sakit.
“Menurut keterangan saksi mata sementara, mayat tersebut adalah warga Kampung Sanghiang, Desa Pabuaran, Kecamatan Cibadak, Lebak. Pihak kepolisian juga sudah menghubungi kepala desa setempat untuk memberitahukan mayat tersebut,”tutur Iptu Malik.
Berdasarkan penuturan, mayat tersebut sudah berada ruang jenazah RSUD Kabupaten Lebak. “Mayat tersebut diduga mengalami sakit TBC,”ujar salh satu dokter yang enggan disebut namanya. (mudhof/LLJ).

Copyright @2016 FBn