Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Panitia Xtrim Banten Rock and Trail : Tak Ada Tabrak Lari ke Pejalan Kaki

Panitia Xtrim Banten Rock and Trail : Tak Ada Tabrak Lari ke Pejalan Kaki

Serang,fesbukbantennews (1/6/2015) – Dalam perhelatan akbar Xtrim Banten Rock and Trail 2015 yang diikuti sekitar 1000 crosser dari dan luar Provinsi Banten Minggu (30/5/2015) lalu. Tak ada peristiwa salah satu peserta yang menabrak seorang wanita pejalan kaki di sekitar Alun-alun Kota Serang. Yang terjadi adalah, saat peserta melakukan start, wanita tersebut nekad masuk ke jalur krosser untuk mengambil gambar suaminya yang kebetulan ikut bergabung dalam acara tersebut.

Korban tabrak lari crosser.

Korban tabrak lari crosser.

Demikian dikatakan Panitia Xtrim Banten Rock and Trail 2015 seksi jalur, Ayatullah, menemui redaksi FBN, Senin (1/6/2015) sore. Menyikapi pemberitaan FBN, Sabtu (30/5/2015) lalu. Yang menyebutkan bahwa salah satu peserta melakukan tabrak lari kepada seorang wanita jalan kaki, Dini, Warga Kebaharan, Kota Serang.

“Tidak ada itu tabrak lari. Yang terjadi, dia (korban,red) memaksakan diri masuk jalur croser, ketika mulai start. Padahal sudah diperingatkan oleh panitia dan keamanan lainnya supaya jangan mendekati para crosser. Namun dia nekat, dengan dalih hendak memoto suaminya yang ikut begabung, ” kata Ayat.

Dan, lanjut Ayatullah, kejadiannya tidak seperti yang diberitakan FBN pekan kemarin, tertabrak dan terpental. ” wanita itu kesenggol setang peserta, dan hanya lecet saja. Bahkan langsung ditangani tim medis,”ungkap Ayat.

Oleh panitia bagian medis, tegas Ayat, sudah hendak dibawa ke rumah sakit terdekat. Tapi korban tetap tidak mau. Dengan dalih tidak terjadi luka yang berarti.”ya kami tidak bisa memaksakan. Meskipun jika terjadi musibah atau kecelakaan, panitia akan menanggung sepenuhnya. Dan sekarang,korban sudah beraktivitas seperti biasa lagi,” ungkapnya.

Sementara, saat ditanya kenapa crosser tidak berhenti saat wanita itu terjatuh, Ayat menjelaskan, bahwa kejadiannya begitu cepat dan diluar dugaan panitian dan peserta. “Ya mungkin ini kami ambil hikmahnya. Yang jelas, jika terjadi musibah atau kecelakaan, sepenuhnya panitia tanggung jawab,” ujar Ayat, seraya mengatakan, bahwa panitia sudah memberitahukan ke aparat di desa-desa yang dilalui crosser dari mulai kota serang hingga titik nol Anyer, kabupaten Serang.

Sebelumnya, FBN, Sabtu (3/5/2015) lalu menulis, bahwa terjadi kecelakaan di saat penglepasan ratusan crosser yang mengikuti ajang Xtrim Banten Rock and Trail di Alun-alun Barat Serang, Sabtu (30/5). Seorang wanita pejalan kaki tertabrak hingga terpental disaat para crosser melintas di Jalan Veteran Kota serang.
Seorang wanita bernama Dini warga Kebaharan, Kota Serang berjalan di Jalan Veteran, dari arah barat melintas dengan ngebut puluhan croser yang baru saja di lepas dari Alun-alun Barat, Kota Serang.

Dini akhirnya tertabrak hingga terpental dan mengalami luka memar di bagian tangan dan lecet pada bagian kaki. Sedangkan pengendara yang menabarak melanjutkan perjalannnya tanpa berhenti sama sekali.

“Ke sini sama temen, saat mau pulang, motor ngebut dan stangnya mengenai tangan kiri saya,” ujar Dini, sambil meringis menahan sakit.

Dini pun langsung di papah menuju tenda panitia yang tak jauh dari lokasi Dini di tabrak. Sedangkan pengendara yang menabarak melanjutkan perjalannnya tanpa berhenti sama sekali.

“ yang nabrak langsung jalan aja, ga berhenti sama sekali,”kata Rahmat, salah seorang warga yang melihat kejadian tersebut.

Setelah berada di tenda panitia, Dan akhirnya dini di tandu oleh petugas kesehatan menuju mobil kesehatan yang baru tiba.

Untuk diketahui, Ratusan crosser yang mengikuti Xtrim Banten Rock and Trail yang berute dari Kota Serang menuju Anyer Nol Kilometer.(LLJ)

Copyright @2016 FBn