Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Panik Saat Disergap Polisi, Roy Tewas Usai Telan Ekstasi dan Sabu

Panik Saat Disergap Polisi, Roy Tewas Usai Telan Ekstasi dan Sabu

Serang,fesbukbantennews.com (18/11/2015) – Diduga panik disergap polisi saat pesta narkoba di dalam mobil di rest area tol Tangerang Merak KM 68 bersama teman wanitanya, Roy Guntur Hendro Lukita (37) nekat menelan dua butir ekstasi dan sabu. Akibatnya, nyawa warga Jakarta tersebut tak tertolong.

Ilustrasi.(net)

Ilustrasi.(net)

“Petugas curiga karena dari jendela mobil yang sedikit terbuka keluar asap putih. Petugas langsung menyergap, dan ketika diperiksa, ditemukan satu linting ganja dan alat hisap sabu, bungkus bekas ekstasi,” kata Kepala Induk PJR Serang Timur, Kompol Aditiya Galayudha, Selasa (17/11/2015).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Roy merupakan warga Cipinang Besar Selatan Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur bersama ketiga rekannya yakni Desi Rahmawati (28), Dandi Anjasmara (25), dan Desi Rahmi (20) sedang asyik pesta narkoba didalam mobil Honda City B 1677 SAA, yang diparkir di rest area.

Roy tewas di duga karena panik saat dilakukan penyergapan oleh pihak kepolisian, Brigadir Andy Dwi Suryanto dan Briptu Agus Hermanto. Akibatnya korban tewas karena over dosis menelan dua butil pil eksatsi dan sabu sabu untuk menghilangkan barang bukti.

Ia menjelaskan, setelah mendapatkan barang bukti tersebut, ke empat tersangka langsung digelandang ke Markas PJR. Namun setiba di Pos PJR Serang Timur, korban mengalami kejang-kejang, melihat kondisi tersebut, petugas langsung membawa korban ke RS Sari Asih untuk memperoleh perawatan.

“Nyawanya tak tertolong. Korban meninggal saat ditangani tim medis. Sesuai dengan lokasi kejadian, kasusnya kita serahkan ke Polres Serang, termasuk ketiga rekan korban untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” terangnya.

Sementara itu salah satu rekan korban, Desi Rahmi, mengaku bersama rekannya istirahat di rest area setelah berlibur di Pantai Anyer sejak hari Minggu, 16 November 2015.

“Waktu petugas datang, kita berdua lagi tidur, abis liburan sama temen-temen ini. Tapi kita tahu awalnya ada dua butir ineks dan sabu,” kata Desi. (LLJ)

Copyright @2018 FBn