Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Nawasi, Balita Pemakan Batu Bata Dirawat di RSUD Banten

Nawasi, Balita Pemakan Batu Bata Dirawat di RSUD Banten

Serang,fesbukbantennews – (13/5/2015) – Nawasi (2,5) balita pengkonsumsi batu bata anak Hambali (50) kulipenarik gerobag di Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang warga Kampung Cipare Idul, Desa Bendung, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, kini mendapatkan perawatan di RSUD Banten.

Nawasi di RSUD Banten

Nawasi di RSUD Banten

“Wasi paling sering memakan batu bata setiap harinya. Hobi itu membuat perawakan Wasi terlihat kurus dengan perut buncit seperti penderita bayi gizi buruk,” kata bapak dari balita tersebut, Hambali, saat ditemui diruangan perawatan balita ruang 462 lantai IV RSUD Banten, Jalan Syekh Nawawi, Kecamatan Cipocok, Kota Serang, Selasa (12/05/2015).

Di tubuh Nawasi sendiri terpasang selang ke lobang hidungnya. Makan dan minum disuntikan melalui selang yang masuk melewati lobang hidungnya.

Menurut Bapak dari 10 anak itu mengaku, empat anaknya sudah meninggal. Dimana anak keduanya mengalami demam tinggi, dan dua orang kakak Nawasi mengalami gizi buruk.

“Saya juga tidak tahu, sebelumnya kakaknya Wasi empat orang meninggal, dengan kondisi seperti Wasi. Yang satu keguguran,  yang hidup cuma lima,” terang pria paruh baya yang juga mengalami kelainan kelenjar dilehernya.

Sedangkan menurut kepala ruangan perawatan yang ditempati Nawasi. Balita dari kedua orang tua yang bekerja sebagai buruh angkut gerobak di Pasar Induk Rau (PIR) tersebut mengalami gizi buruk, pembesaran Hati dan Limpa, dan kelainan sel darah.

“Saat ini kondisinya lebih baik dibandingkan saat pertama datang. Berat badan Wasi 7,5 kilogram, seharusnya di usia dia di atas 10 kilogram. Juga hemoglobin nya pertama masuk hanya 2, lalu 7 sekarang sudah 9,” kata Kepala Ruang rawat Inap Anak, Mirawati, saat ditemui diruangannya, Selasa (12/05/2015).

Menurutnya, Nawasi membutuhkan perawatan ekstra dan harus dilakukan secara bertahap agar balita tersebut dapat segera pulih dari penyakit yang di deritanya.

“Untuk kondisi seperti Wasi butuh perawatan ekstra, selain meningkatkan HB juga meningkatkan berat badannya,” tegasnya.

Sebelumnya sempat diberitakan bahwa Nawasi merupakan balita yang doyan memakan batu bata dirumahnya. Bahkan, rumah orang tuanya hanya dari tumpukan batu bata tanpa semen.(LLJ).

Copyright @2016 FBn