Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Meski Ramadhan, Alun-alun Kota Serang Jadi Pusat Prostitusi dan Mabuk-mabukan

Meski Ramadhan, Alun-alun Kota Serang Jadi Pusat Prostitusi dan Mabuk-mabukan

Serang,fesbukbantennews.com (29/6/2015) – Alun-alun Kota Serang setiap malam hari terlihat menjadi pusat prostitusi sex dan tempat kaula muda mabuk-mabukan. Tidak kenal di bulan suci, aktivitas tersebut tetepa berjalan dan semakin menjadi.

Ilustrasi.(net)

Ilustrasi.(net)

Tidak jarang aparat melakukan pembuaran dan razia, namun selalu saja bocor dan aktivitas dugem jalanan di Kota yang bermoto Kota Madani tersebut tetap berlangsung.

Wanita-wanita dengan berpakaian seksi berjoged di iring music house dengan aroma minuman keras yang sangat menyengat menjadi Pemandangan dugem jalanan berkedok café syisa (rokok khas mesir) di Alun-alun tersebut.

Menanggapai kondisi tersebut Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Serang, M Ali Soero, mendesak agar pemkota serang dan pihak kepolisian segera menindak tegas.

“Ini sudah tidak bisa di tolelir lagi, harus ditertibkan!!. Pemkot, satpol pp, pihak kepolisian harus bekerja sama. Jika ada oknum aparat jadi baking café, harus di tindak!!. Rawan keributan, transaksi, seksual dan narkoba. Dan malam minggu menjadi puncak keramaian, ga peduli di bulan suci,”ujar Ali.

Ali mengatakan, dirinya telah melihat langsung kondisi tersebut dan sudah sangat mengkhawatirkan bila pemerintah tidak segera menindak tegas aka ada gerakan dari ormas yang akan melakukan penertiban.

“ Saya khawatir nanti ada gesekan, bisa nanti oramas islam turun menertibkan, karena tidak percaya lagi terhadap aparat,”kata Ali.

Ali menyayangkan kondisi tersebut terjadi di Kota Serang yang notabene merupakan kota santri yang bermoto Serang Madani.

“Banten iman dan taqwa, kota serang madani, kabupaten serang bertaqwa. Dimana coba??,”tukas Ali.(garasi/LLJ)

Copyright @2016 FBn