Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Meski Lulusan SD , Kuli Bangunan di Banten Ini Puluhan Kali Menulis di Media Nasional
Rury saat bekerja di pembangunan rumah singgah pasien miskin di kota Serang.

Meski Lulusan SD , Kuli Bangunan di Banten Ini Puluhan Kali Menulis di Media Nasional

Serang, fesbukbantennews.com (29/11/2017) – Meski hanya lulusan Sekolah Dasar (SD) dan menjadi seorang kuli bangunan, bukan hambatan bagi Ahmad Rury (37) untuk meluangkan waktunya membaca berbagai macam buku dan menulis di media nasional.

Rury saat bekerja di pembangunan rumah singgah pasien miskin di kota Serang.

Pria kelahiran Demak dan sering berpindah tempat bekerja dan sekarang sedang mengerjakan pembangunan rumah singgah pasien miskin di jalan Glatik, Tegal Padang, Kelurahan Drangong ,kecamatan Taktakan Kota Serang, Banten, sudah lebih dari 40 Kali menulis di media Nasional, di kolom Kompasiana.

Salah satu hasil tulisannya yang banyak dibaca orang adalah berjudul : Rumah Tanpa Buku, Ibarat Rumah Tanpa Jendela. https://www.kompasiana.com/rury800/rumah-tanpa-buku-ibarat-rumah-tanpa-jendela_5952878f425ce05113234b5.

Sementara Yang terbaru adalah tulisan tentang rumah singgah pasien miskin : https://www.kompasiana.com/rury800/5a117702fcf681364630d343/di-sini-akan-di-bangun-rumah-singgah-untuk-pasien-miskin

” yah mas, ngisi waktu luang saja baca dan menulis. Cuma mengeluarkan isi kepala melalui tulisan,” kata Rury, saat istirahat usai bekerja.

Sejak kecil hingga sekarang,lanjut Rury,dirinya senang membaca. Setiap singgah dimana pun selalu mencari kesempatan untuk membeli buku. Supaya di saat istirahat bekerja bisa membaca.

Rury sudah lebih dari dua bulan menjadi petukang di rumah singgah pasien miskin di Kota Serang. Dan dia sudah banyak membaca buku di bedeng samping bangunan Rumah singgah.

Mas Rur dan Slamet, saat istirahat dan menyisihkan upah menyumbang pembangunan rumah singgah pasien miskin.

Selain rajin membaca dan menulis, ternyata jiwa sosial Rury Juga tinggi. Hal ini dibuktikan dengan Rury yang menyisihkan upah hasil dari bekerja sebagai kuli bangunan. Dia mengaku menyisisihkan upahnya lantaran terkesan dengan bangunan yang sedang dikerjakannya.

” yah, harta gak dibawa mati Mas, kalo nyumbang demi bangunan untuk kebaikan kan jadi amal jariyah meskipun sedikit. Kalo doa sih pasti Mas,” kata Rury.

Dia juga berharap pembangunan rumah singgah ini cepat selesai supaya bisa secepatnya dinikmati masyarakat yang menbutuhkannya.

“Mudah-mudahan tidak ada kendala untuk pembangunan ini. Agar bisa secepatnya digunakan,” tegasnya.

Untuk diketahui, saat ini Relawan Fesbuk Banten News sedang membangun Rumah singgah pasien miskin. Yang nantinya berfungsi untuk singgah pasien atau keluarganya sebelum dirujuk ke rumah sakit yang dutuju. Dan syaratnya hanya SKTM saja.Sesenpun tidak dipungut biaya.(LLJ).

Copyright @2016 FBn