Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Memahami Cinta yang Utuh ala Rumah Konseling Dompet Dhuafa Banten
Sukma Prawitasari (psikolog) saat memberikan konseling di rumah kopi ,taman ,kota Serang.

Memahami Cinta yang Utuh ala Rumah Konseling Dompet Dhuafa Banten

Serang, fesbukbantennws.com (28/4/2019) – Dompet Dhuafa Banten sebagai lembaga zakat yang fokus dalam gerakan kebaikan terus berusaha menebar manfaat bagi masyarakat. Kali ini, Dompet Dhuafa Banten memberikan pengetahuan mengenai bagaimana membentuk keluarga bahagia dalam cinta dan kasih sayang yang utuh.

Sukma Prawitasari (psikolog) saat memberikan konseling di rumah kopi ,taman ,kota Serang.

Acara yang digelar di Taman Kopi, Legok, Kota Serang menghadirkan Sukma Prawitasari, seorang psikolog yang sengaja didatangkan dari Yogyakarta. Acara yang dihadiri kurang lebih 80 peserta pasangan muda maupun yang bersiap menikah memberikan banyak input bagi keharmonisan rumah tangga.

Sukma Prawitasari dalam pemaparannya menyampaikan bahwa kunci kebahagiaan adalah bersyukur, pasangan yang bisa mensyukuri nikmat dan apa yang ada dalam diri pasangannya akan merasakan kebahagiaan dan bisa meraih keharmonisan dalam rumah tangga.

“Bersyukur adalah kunci bahagia, dan syukur itu dimulai dari diri sendiri. Bersyukur akan kelebihan dan kekurangan pasangan harus tertanam kuat dalam diri suami maupun istri,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Mokhlas Pidono selaku pimpinan cabang Dompet Dhuafa Banten menyatakan bahwa permasalahan dan kasus perceraian di Banten dan Serang khususnya masih cukup tinggi. Perceraian menjadi cikal bakal hancurnya masa depan anak dan generasi bangsa kedepan.

“Salah satu pintu hancurnya keluarga adalah perceraian, fakta kasus cerai masih cukup tinggi, semampu yang kami bisa, kami ingin berkontribusi mengatasinya dengan program Rumah Konseling yang sekarang sudah 5 kali kami selenggarakan,” imbuhnya.

Sementara itu, Fita Berliana manajer program Dompet Dhuafa berharap dan berkomitmen untuk terus mengembangkan program Rumah Konseling.

“Permasalahan psikis perlu ruang untuk dikonsultasikan, diberikan pengetahuan agar tidak terus menerus menjadi trauma dan program ini semoga bisa memberi pemahaman bagi peserta yang hadir” ujarnya.

Menurut Tami, salah seorang peserta Rumah Konseling class 5 menyatakan, acara ini sangat bermanfaat baik bagi yang sudah berumah tangga maupun yang belum. Ia berharap program ini bisa terus dilakukan berkesinambungan.

“Semoga program dan acara-acara semacam ini bisa konsisten dilakukan, agar masyarakat semakin tercerahkan. Program ini sangat bermanfaat,”katanya.(DD/LLJ).

Copyright @2018 FBn