Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Lomba Memasak Kulit Tangkil Ramaikan Kota Serang Fair 2018
Para peserta lomba me masak Kulit Tangkil sedang memperagakan keahliannya di Kota Serang Fair 2018.

Lomba Memasak Kulit Tangkil Ramaikan Kota Serang Fair 2018

Serang,fesbukbantennews.com (2/9/201 – Untuk memeriahkan kegiatan Kota Serang Fair 2018 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Perdagangan Industri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang turut aktif menyelenggarakan berbagai rangkain kegiatan mulai dari Pawai Budaya, Lomba Paduan Suara, Pentas Seni Budaya Kota Serang, hingga menggelar lomba memasak kulit tangkil sebagai salah satu kuliner Khas Kota Serang.

Para peserta lomba me masak Kulit Tangkil sedang memperagakan keahliannya di Kota Serang Fair 2018.

Acara lomba memasak tangkil yang dipandu Cheff Ranu ini diikuti oleh sebanyak 89 peserta yang terdiri dari kaum ibu (perempuan) yang ada di Kota Serang.

Ditemui disela-sela kegiatan, Kepala Dindikbud Kota Serang Ahmad Zubaedillah mengatakan, melalui kegiatan memasak kulit tangkil ini pihaknya mencoba mengajak masyarakat Banten khususnya Kota Serang agar bisa sama-sama mempromosikan masakan dari kulit tangkil sebagai salah satu kuliner khas yang bisa digemari oleh masyarakat luas.

“Kemarin dalam rangka memperingati HUT Kota Serang yang ke-11 dan dalam rangka memeriahkan Kota Serang Fair 2018, kami sudah melaksanakan kegiatan pawai budaya yang diharapkan mampu menumbuh kembangkan semangat usaha tanpa modal yang ada di Kota Serang. Dan dihari ketiga ini, kami menggelar kegiatan dari pagi sampai malam hari yang diisi dengan lomba paduan suara tingkat perguruan tinggi, lomba memasak kulit tangkil, dan dilanjutkan dengan kegiatan pagelaran seni budaya,” ucapnya, Sabtu (1/9/2018).

“Untuk lomba memasak kulit tangkil ini, kami mencoba mengorbitkan masakan kulit tangkil sebagai salah satu kuliner khas serang yang harapannya kedepan masakan kulit tangkil ini bisa menjadi sajian utama di hotel dan restoran yang ada di Kota Serang,” tambahnya.

Mengenai keterlibatan Cheff Ranu, Zubaedillah mengaku hal tersebut dikarenakan adanya kepedulian tinggi dari Cheff Ranu untuk mengangkat aneka kuliner yang ada di Banten.

Adanya kegiatan yang mengangkat makanan khas daerah dalam agenda Kota Serang Fair 2018 ini menjadi salah satu konten yang mewakili tema Cullinary.

“Seperti kita ketahui bersama bahwasanya kegiatan serang fair 2018 ini mengangkat tema Goverment, Trade, Tourism, dan Cullinary. Nah kegiatan lomba memasak kulit tangkil ini masuk kedalam konten kuliner. Dari sisi pemerintahan seperti kita lihat bahwasanya kegiatan ini menampilkan pameran dan program-program OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang ada di Kota Serang, untuk trade sudah diwakilkan dengan dilibatkannya berbagai usaha mulai dari perusahaan otomotif, perbankan, perumahan, dan masih banyak lagi yang lainnya. Di segi pariwisata, kita libatkan kawan-kawan dari Generasi Pesona Indonesia (GenPI) yang terafiliasi langsung ke Kementerian Pariwisata,” ujar Akhmad Benbela Kepala Dinas Perdagangan Industri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperdaginkop) Kota Serang belum lama ini.

Selain menggelar berbagai acara di Panggung Utama, dalam kegiatan Kota Serang Fair 2018 juga terdapat panggung inovatif yang diisi oleh berbagai komunitas yang ada di Kota Serang seperti komunitas drone serang cilegon, komunitas doodle art serang cilegon, lembaga kajian budaya Bantenologi, dan masih banyak lagi.(Men/LLJ).

Copyright @2018 FBn