Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Lagi, HMI Demo Desak Gubernur Banten Wahidin Halim Mundur
Aksi Badko HMI Jabodetabeka - Banten tuntut Gubernur Banten Wahidin Halim Mundur ,Kamis (11/4/2019).

Lagi, HMI Demo Desak Gubernur Banten Wahidin Halim Mundur

Serang, fesbukbantennews.com (11/4/2019) – Lagi, Mahasiswa yang tergabung dalam Badko Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jabodetabeka – Banten melakukan aksi unjuk rasa menuntut Wahidin Halim mundur terkait keterlibatan ASN dalam politik praktis.

Aksi Badko HMI Jabodetabeka – Banten tuntut Gubernur Banten Wahidin Halim Mundur ,Kamis (11/4/2019).

Aksi yang di gelar di depan pintu masuk pendopo Gubernur Banten ini, tuntutan utamanya adalah segera jatuhkan sanksi terberat kepada ASN yang terjerat pelanggaran netralitas pesta demokrasi.

Mahasiswa menilai, keterlibatan tiga ASN di Provinsi Banten mendukung calon DPD RI Fadlin Akbar yang juga merupakan anak Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menjadi tamparan keras bagi Pemprov Banten.

Hal ini juga sekaligus sebagai cerminan terhadap masyarakat Banten bahwa carut marut birokrasi sedang terjadi di Provinsi dengan julukan tanah jawara ini.

“Pemerintah provinsi Banten hari ini sedang terjangkit pelanggaran netralitas ASN sebuah pelanggaran yang sedang tumbuh subur di kalangan elit Pemprov Banten. Sanksi berat hati dijatuhkan kepada tiga ASN itu,” kata korlap aksi Aliga Abdilah, Kamis (11/4/2019).

Keberadaan tiga ASN yang tidak netral, lanjut Aliga, menandakan bahwa ada hal yang tidak beres sedang terjadi di tubuh ASN Banten.

Selain itu, kata Aliga hal ini juga telah menghianati amanat undang- undang dan mencoreng marwah provinsi yang mempunyai semboyan iman dan taqwa.

“Wahidin sebagai gubernur Banten hari ini tengah berupaya membangun dinasti baru dengan berbagai cara memanfaatkan kekuasaan, hal ini kami anggap akan mengembalikan Banten ke masa silam,” ujarnya.

Dituturkan Aliga pihaknya menilai bahwa ini bukanlah hal yang sepantasnya untuk dipertontonkan kembali kepada rakyat Banten Banten dengan cita-citanya yang luhur.

“Banten memisahkan diri dengan provinsi Jawa Barat dengan tujuan untuk memakmurkan rakyatnya, “Ayo Bersama Membangun Banten” tak lebih hanya sebatas jargon yang fana, yang abadi ialah bacakan uang rakyat bersama,” tukasnya.(riez/LLJ)

Copyright @2018 FBn