Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Kesbangpol Diminta Antisipasi Konflik Sosial

Kesbangpol Diminta Antisipasi Konflik Sosial

Serang,fesbukbantennews.com (200/11/2015) – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Banten, Ade Yuliasih meminta kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten mengantisipasi terjadinya konflik sosial di masyarakat. Permintaan tersebut disampaikan Ade, saat menjadi narasumber pada acara workshop deteksi dini dan rawan konflik yang diselenggarakan Kesbangpol Provinsi Banten di Hotel Ledian Kota Serang, Sabtu (14/11/2015) malam.

Anggota DPRD Provinsi Banten, Ade Yuliasih menjadi narasumber pada acara workshop deteksi dini dan rawan konflik di Hotel Ledian Kota Serang, Sabtu (14/11/2015) malam.

Anggota DPRD Provinsi Banten, Ade Yuliasih menjadi narasumber pada acara workshop deteksi dini dan rawan konflik di Hotel Ledian Kota Serang, Sabtu (14/11/2015) malam.

Dikatakan Ade, mengacu pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial, Pasal 5 Konflik Sosial bersumber dari permasalahan yang berkaitan dengan politik, ekonomi, dan sosial budaya. Kemduian perseteruan antar umat beragama, antar suku antar etnis, sengketa batas wilayah desa, kabupaten/kota, provinsi, sengketa sumber daya alam antar masyarakat dengan pengusaha, distribusi sumber daya alam yang tidak seimbang dalam masyarakat. “Potensi konflik sosial yang ada di wilayah Provinsi Banten harus diantisipasi sedini mungkin,” kata Ade.

Menurut Ade, untuk mencegah terjadinya konflik sosial tersebut Pasal 6 ayat (1) menegaskan, pencegahan konflik dilakukan dengan upaya memelihara kondisi damai dalam masyarakat, mengembangkan sistem penyelesaian perselisihan secara damai, meredam potensi konflik dan membangun sistem peringatan dini. “Pencegahan konflik sosial perlu dilakukan oleh pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota serta masyarakat,” ujarnya.

Kemudian lanjutnya, Badan Kesbangpol Provinsi Banten berkerjasama dengan Kesbangpol Kabupaten/Kota, para ulama, kiyai, dan pihak kepolisian memaksimalkan program pembinaan terhadap organisasi kemasyarakatan, organisasi kemahasiswaan, organisasi kepemudaan, dan lembaga organisasi yang lain di Provinsi Banten sehingga pencegahan konflik sosial bisa diatasi bersama-sama. “Saya juga berharap Kesbangpol memetakan potensi konflik sosial yang ada di wilayah Provinsi Banten agar upaya pencegahan bisa dilakukan dengan maksimal,”harapnya. (hmsdprdbtn/LLJ)

Copyright @2018 FBn