Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Kenadziran Banten; Wapres Tak Paham Islam Bolehkan Rumah Makan Buka Saat Ramadhan
Saeni, pemilik warteg yang dirazia dan dapat bantuan dana daroi netizen.(LLJ)

Kenadziran Banten; Wapres Tak Paham Islam Bolehkan Rumah Makan Buka Saat Ramadhan

Serang,fesbukbantennews.com (13/6/2016) – Organisasi para kyai dan ulama di Banten mendukung tutupnya warung makan selama bulan Ramadhan pada siang hari. Meski netizen mengecam perilaku Satpol PP Kota Serang dalam merazia rumah makan yang buka di siang hari, terlebih perilaku terhadap Warteg Ibu Saeni (53) di sekitaran Pasar Rau, Kota Serang.

Saeni, pemilik warteg yang dirazia dan dapat bantuan dana daroi netizen.(LLJ)

Saeni, pemilik warteg yang dirazia dan dapat bantuan dana daroi netizen.(LLJ)

“Bagi yang tidak setuju dengan tindakan Satpol PP dasar nya apa? Tidak cukup dengan HAM, kalau menurut saya, lebih kuat mana HAM dengan Perda? Kalau Perda bisa dikalahkan dengan HAM, tidak usah bikin Perda Pergub lagi, HAM aja semua nya sekalian,” kata Wakil Ketua Relawan Pemberantas Maksiat (RPM) Banten, KH. Yusuf, saat ditemui di Masjid Agung Banten usai santap sahur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, Senin (13/06/2016).

Bahkan pernyataan Wapres-RI, Jusuf Kalla (JK) yang membolehkan rumah makan buka puasa disiang hari pun mendapatkan kecaman dari Kesultanan Banten, karena tak sesuai dengan ajaran agama Islam dan tak memahami toleransi antar umat beragama.
“Sisi lain kita juga merazia para pedagang, disitu untuk menghormati orang Islam berpuasa. Tapi disisi lain, di hari Nyepi, itu bukan orang saja yang disuruh Nyepi, pesawat aja disuruh diem. Kalau berbicara pelanggaran HAM, berapa kebutuhan orang untuk berangkat ke satu daerah yang menggunakan pesawat. Mestinya Pak JK berbicara HAM secara utuh, harus adil, sebagai seorang wapres berbicara di republik ini. Kalau perlu, saya mengajak JK berdiskusi soal Islam,” kata pengurus kenadziran Banten Tb A.Abbas Wasse, saat ditemui dikediamannya usai santap sahur yang berlokasi di belakang Masji Agung Banten, di Kecamanatan Kasemen, Kota Serang, Banten, Senin (13/06/2016).

Perlu diketahui bahwa Wapres JK menentang adanya penyisiran oleh Satpol PP terhadap pemilik restoran atau warung makan yang buka selama Ramadhan dengan alasan tidak semua warga berpuasa pada bulan Ramadhan. Selain warga yang non-Islam, ada juga warga Muslim yang tidak bepuasa karena berhalangan seperti sakit.

Sebelumnya sempat diberitakan bahwa Warteg Ibu Saeni (53) di razia oleh Satpol PP Kota Serang pada Rabu 08 Juni 2016 karena berjualan makanan pada siang hari.(dhyie/LLJ)

Copyright @2016 FBn