Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Keceriaan di Kampoeng Mengaji, dari Berbagi Takjil Sehat hingga Ketemu Bule
Keceriaan di Kampoeng Mengaji, dari Berbagi Takjil Sehat hingga Ketemu Bule.

Keceriaan di Kampoeng Mengaji, dari Berbagi Takjil Sehat hingga Ketemu Bule

Serang,fesbukbantennews.com (16/6/2016) – Ramadan adalah bulan berbagi. Itulah yang dilakukan lembaga amil zakat Dompet Dhuafa Banten, (14/06) kemarin, di Madrasah Hidayatul Mubtadi’ien, Kampung Kilasah Tiga, Desa Kilasah, Kasemen, Serang.

Keceriaan di Kampoeng Mengaji, dari Berbagi Takjil Sehat hingga Ketemu Bule.

Keceriaan di Kampoeng Mengaji, dari Berbagi Takjil Sehat hingga Ketemu Bule.

Dompet Dhuafa berbagi nikmatnya berbuka puasa bersama 120 siswa dan 20 anak yatim dalam kegiatan Berbagi Takjil Sehat.

“Madrasah ini merupakan pusat pengembangan pendidikan Dompet Dhuafa. Kami ingin berbagi kebahagiaan pada bulan penuh kasih sayang ini,” ujar Koordinator Program Dompet Dhuafa Banten, Kholiyah.

Kholiyah menuturkan, sebelumnya, madarasah ini dalam kondisi tidak layak beroperasi. “Alhamdulillah, berkat bantuan dari donatur yang disalurkan melalui Dompet Dhuafa, sekarang anak-anak bisa mengaji dengan nyaman.”

Kholili, salah satu ustaz mengungkapkan, kehadiran Dompet Dhuafa di madrasahnya adalah sebuah nikmat Ramadan yang dia syukuri.

“Berkat Dompet Dhuafa juga, madrasah ini bisa dibangun menjadi lebih baik. Lihat saja atapnya sudah menggunakan baja ringan, ini semua adalah bantuan Dompet Dhuafa. Dan sekarang, Dompet Dhuafa berbagi takjil sehat bersama siswa. Kami semua berterima kasih,” akunya.

Sebelumnya, Dompet Dhuafa merenovasi madrasah ini melalui program Kampoeng Mengaji.

“Kalau siang dipakai belajar, kalau malam dipakai ngaji,” lanjut Kholili.

Keceriaan suasana berbuka puasa di Madrasah Hidayatul Mubtadi’ien semakin terasa dengan kehadiran salah satu donatur, Ebbi, yang turut datang dengan putranya.
Menurut Ebbi, berbagi merupakan kewajiban semua manusia, terlebih lagi bagi mereka yang mempuyai kelebihan harta. “Sebenarnya berbagi itu mudah, hanya kadang menggerakkan hati yang susah,” ujarnya.

“Saya sengaja ngajak anak saya untuk bisa belajar berbagi secara langsung. Mudah-mudahan dia senang,” lanjutnya sembari tersenyum.

Berbagi Takjil Sehat ini juga kehadiran seorang bule, Miss. Maria, dari Lembaga Kursus Bahasa Inggris ENTER yang merupakan mitra Dompet Dhuafa. Maria pun mengajak para siswa untuk berani berbahasa Inggris.(LLJ)

Kiriman: Dompet Dhuafa Banten

Copyright @2016 FBn