Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Kasat Brimob Polda Banten Diganti

Kasat Brimob Polda Banten Diganti

Serang,fesbukbantennews (27/5/2015) – Kasat Brimob Polda Banten diganti. Pergantian ini dari Kombes Bambang Ramlan ke Kasat Brimob Polda Banten yang baru AKBP GM Putra.

Sertijab Kasat Brimob Polda Banten

Sertijab Kasat Brimob Polda Banten

Kombes Bambang Ramlan mengaku sudah menjalankan tugas kepolisian selama 31 tahun. “Tinggal 2 tahun lagi saya sudah purna tugas. Saya berharap kepada jajaran agar lebih humanis menghindari sifat yang dulu mungkin bengis, menakut-nakuti itu semua dihilangkan. Itu semua harus diganti senyum, sapa, dan salam,” ujarnya usai serah terima jabatan di Mako Brimob Polda Banten, Jalan KH. Amin Jasuta Nomor 1 Kota¬† Serang, Rabu (27/5/2015).

Selama ini, Bambang mengaku pihak brimob Polda Banten terus berupaya mendekatkan diri ke masyarakat. “Entah itu bakti sosial membangun mesjid dan sebagainya itu wajib bagi anggota kita. Saya berharap brimob ke depan lebih profesional, lebih solid dan lebih dicintai,” terangnya.

Khusus untuk Kasat Brimob Polda Banten yang baru, Bambang menilai kompleksitas tugas justru ada di Jakarta dibandingkan dengan wilayah Banten. Sebelumnya, Kasat Brimob Polda Banten AKBP GM Putra menjabat Wakasat Brimob Polda Metro Jaya. “Wilayah Banten lebih kecil dan permasalahannya juga lebih kecil,” terangnya.

Kasat Brimob Polda Banten AKBP GM Putra akan segera melanjutkan program Polda Banten. Khusus program humanis yang sudah dilakukan di Polda Metro Jaya dan akan dilaksanakan di Banten antara lain Sambang Duka. “Itu radius 500 meter dari Mako Brimob apabila ada yang meninggal dunia kita datang mengucapkan bela sungkawa dan memberikan bantuan. kalau butuh tenda akan kita bantu, tergantung kebutuhannya,” terangnya.

Selain menggalakan Sambang Duka, Kasatbrimob juga akan mendatangi ulama. “Saya ini kan sebagai manusia butuh surga juga. Di mana adanya surga, di ulama. Maka saya akan datangi ulama. Jangan terbalik ulama mendatangi umaro. Harusnya umaro mendatangi ulama,” terangnya.

“Saya menitipkan diri ke ulama. Saya perlu agama bukan agama perlu saya,” tegasnya. (yau/LLJ).

Copyright @2016 FBn