Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Kalahkan Julian Widson, Gabriel Medina Dua Kali Juara Dunia WSL
Penampilan Gabriel Median di Oahu Kepulauan Hawaii. (Istimewa)

Kalahkan Julian Widson, Gabriel Medina Dua Kali Juara Dunia WSL

Oahu Hawaii,fesbukbantennews.com (19/12/2018) – Di North Shore Oahu kepulauan Hawaii gelombang ombak Pipeline yang sempurna sepanjang 8-10 kaki, Gabriel Medina yang berusia 24 tahun berhasil meraih gelar juara dunia keduanya dan menjadi Juara Surfing Dunia 2018! Medina kemudian memenangkan kejuaraan Pipe Master 2018 yang didambakan ini dan mengamankan posisinya menjadi nomor 1 untuk tahun ini. 

Penampilan Gabriel Median di Oahu Kepulauan Hawaii. (Istimewa)

“Saya sangat bahagia sekarang, saya bahkan tidak bisa menggambarkannya. Semua kerja keras, semua tahun dan waktu yang saya dan keluarga korbankan untuk bisa mendapatkan gelar juara dunia ini… semuanya telah terbayar,” katanya dengan air mata yang berlinang tepat setelah momen perayaan berlangsung. “Dan bisa mewujudkannya di sini, pada babak final di Pipeline, dengan gelombang ombak yang bergelora, ini sangatlah luar biasa.”

Gabriel sudah memulai awal kejuaraan Pipe Masters ini di posisi terdepan, memimpin diperingkat atas dan menempatkan lawannya, Julian Wilson dan Filipe Toledo dalam situasi yang sulit.

Hasil untuk acara ini memang berada di tangannya – jika ia berhasil mencapai babak final, ia akan menjadi juara. Namun, jika dia menyerah dengan kehilangan banyak poin di babak awal, Julian dan Filipe harus bisa mencapai babak final untuk bisa memenangkan kejuaraan ini dan mengambil alih posisi Gabriel.

Hari ini, dengan peluang yang berlipat-lipat hanya untuknya, Gabriel Medina berhasil mengarungi babak demi babak hingga sampai ke babak final di Pipeline, salah satu gelombang ombak terberat di dunia dan berhasil meraih gelar juara dunia keduanya. Dengan deretan gulungan ombak besar yang bertahap dan mengesankan serta nilai yang sangat baik di setiap babaknya, ia tidak meninggalkan kesempatan apa pun.

“Saya tahu apa yang harus saya lakukan. Gelar berada di tangan saya, dan hasilnya hanya tergantung pada saya,” kata Gabriel.“Saya merasa nyaman disepanjang acara ini, saya banyak berselancar dan juga bersenang-senang. Saya merasa santai dan siap. Saya sudah siap untuk ini.”

Gabriel mengklaim Gelar Juara Dunia pertamanya pada tahun 2014 di usianya yang masih muda, 20 tahun dan mengubah permainan untuk olahraga surfing di Brasil. Dia adalah pemain Brasil pertama yang menjadi Juara Dunia, dan dia menunjukkan kesemua surfer di Brasil bahwa semua orang mungkin bisa menjadi besar dalam olahraga apapun.

Gelar kedua ini tidak hanya menekankan hal ini, tetapi juga memantapkan posisinya sebagai salah satu legenda di olahraga surfing – dan saat ini, sebagai peselancar terbaik di dunia. Dia telah bergabung dengan jajaran beberapa peselancar elit yang telah cukup sukses untuk memenangkan tidak hanya satu Gelar Juara Dunia, tapi dua. (Gamelia/bknADV/LLJ)

Copyright @2018 FBn