Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Kaibon Culture Festival Alumni SMAN 1 Serang Tampilkan Kebudayaan Asli Banten
Penampilan Debus Forum Peduli Banten di acara Kaibon Culture Festival.

Kaibon Culture Festival Alumni SMAN 1 Serang Tampilkan Kebudayaan Asli Banten

Serang, fesbukbantennews.com (30/6/2018) – Kaibon Culture Festival yang digelar oleh alumi SMAN 1 Serang menampilkan kebudayaan tradisional Banten, sebut saja Debus, rampak bedug hingga silat, tampil di Keraton Kaibon, yang berlokasi di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Sabtu (30/6/2018).

Penampilan Debus Forum Peduli Banten di acara Kaibon Culture Festival.

Kaibon Culture Festival itu pun menampilkan kerajinan tangan Banten, seperti gerbang, yang di jaman kejayaan Sultan Banten dulu, menjelajah hingga tanah Eropa.

“Insya Allah dalam tahun ini, pemerintah Banten akan merevitalisasi Banten Lama. Jadi jangan sampai Banten Lama, tidak seperti sekarang, mudahan kedepan bisa lebih baik lagi,” kata Gunawan Roesminto, Ketua Panitia Keraton Kaibon Culture Festival, dilokasi acara, Sabtu (30/06/2018).

Keraton Kaibon Culture Festival yang digelar oleh alumni SMAN 1 Serang angkatan tahun 1993 ini, diharapkan dapat terus berlanjut, untuk memasarkan budaya dan seni Bumi Jawara.

Jika dilanjutkan menjadi event tahunan, diharapkan dapat menarik wisatawan mancanegara dan menarik lebih banyak ilmuan untuk meneliti di reruntuhan Kesultanan Banten, untuk memperkaya khazanah keilmuan.

“Ini salah satu bentuk memperkenalkan budaya di Banten. Mudah-mudahan cagar budaya yang ada di Banten, bisa lebih kita manfaatkan,” kata Juliadi, pegawai dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Banten, ditempat yang sama, Sabtu (30/06/2018).

Jika ada yang ingin membuat acara kebudayaan lainnya di Keraton Kaibon, bisa mengurus ijinnya dengan memerhatikan aturan cagar budaya yang ada, untuk tetap melestarikan peninggalan Sultan Banten.

“Proses ijin sangat ketat, karena cagar budaya rentan rusak. Suatu cagar budaya jika di diamkan, nilainya tidak seberapa. Jika ada kegiatan, dengan rambu-rambu yang ada, maka ada nilai tambahnya,” jelasnya. (LLJ).

Copyright @2018 FBn