Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Isu Culik Kembali Makan Korban,Wanita Sakit Jiwa Babak Belur di Kota Serang
Korban penganiayaan di Nyapah,Walantaka,Kota Serang.akibat isu penculikan.(ist)

Isu Culik Kembali Makan Korban,Wanita Sakit Jiwa Babak Belur di Kota Serang

Serang ,fesbukbantennews.com (2/3/2017) – Isu penculikan kembali makan korban,kali  ini seorang wanita yang diduga sakit jiwa menjadi korban bulan-bulanan warga di Kampung Nyapah Masjid,Desa Nyapah,Kecamatan Walantaka,Kota Serang,Selasa (21/3/2017) malam.

Korban penganiayaan di Nyapah,Walantaka,Kota Serang.akibat isu penculikan.(ist)

Akibatnya ,wanita yang mengaku bernama Ihat (44)  warga Leuwi Liang,Bogor,Jawa-Barat ,harus dirawat secara intensif di Puskesmas Walantaka,Kota Serang akibat mengalami luka dianiaya oleh warga yang mengira dia adalah pelaku penculikan.

Kapolsek Walantaka,AKP Atip Ruhyaman mengungkapkan, peristiwa terjadi pada Selasa (22/3/2017) kemarin sekitar pukul 18.30 wib di Kampung Nyapah Masjid,Kelurahan Nyapah,Walantaka ,Kota Serang.

“Peristiwa bermula ,warga setempat mendapatkan laporan,bahwa  ada seorang perempuan yang mondar mandir dan gerak gerik orang tersebut mencurigakan,kata Kapolsek.

Kemudian,lanjut Kapolses  pada saat perempuan tersebut sedang berada dipos ronda, didatangi oleh dua tokoh masyarakat setempat. Saat ditanya perempuan tersebut menjawab pertanyaan dengan jawaban yang tidak jelas (berbelit).

” diduga,wanita ini  penderita gangguan jiwa.karena sering tidak nyambung jika ditanya,” jelas dia.

Kemudian warga masyarakat tersebut curiga terhadap seorang perempuan tersebut adalah pelaku penculikan yang beredar dimedsos.

Entah siapa yang memulai, langsung warga masyarakat tersebut menghakimi perempuan yang dicurigai itu, sehingga perempuan mengalami luka memar di bagian muka dan lebam dibagian tangan dan kaki.

Akibat dihakimi oleh warga masyarakat tersebut dilakukan pertolongan medis dipuskesmas kecamatan Walantaka .

“Saat ini  korban berada di puskesmas untuk menjalani pengobatan,” ujar nya.(LLJ)

Copyright @2016 FBn