Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Istri Gubernur Banten Buka Pelatihan Pengolahan Ikan di Pontang

Istri Gubernur Banten Buka Pelatihan Pengolahan Ikan di Pontang

Serang,fesbukbantennews.com (30/9/2015) -Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten menggelar pelatihan peningkatan mutu olahan ikan dan gelar produk UMKM di Kp Cerocoh, Desa Domas, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang.  Acara pelatihan dibuka langsung oleh  Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten Dewi Indriarto Rano, Rabu (30/9/2015).

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten Dewi Indriarto Rano (kerudung putih).(foto:hms banten)

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten Dewi Indriarto Rano (kerudung putih).(foto:hms banten)

 

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten Nurhana mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk memajukan usaha mikro kecil dan menengah di Provinsi Banten, terutama peningkatan mutu olahan ikan menjadi bakso, kerupuk, bahkan makanan khas bontot yang merupakan makanan khas Desa Domas.

 

“Diharapkan pelatihan ini akan berdampak pada meningkatnya pembangunan ekonomi dan pengembangan kewirausahaan serta memupuk semangat jiwa kewirausahaan yang semakin profesional dan berdaya saing. Kita juga mengajak agar seluruh peserta pelatihan dapat mengikuti bagaimana tatacara pembuatan ikanmenjadi bakso dengan baik dan sehat,” kata Nurhana

 

Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten Dewi Indriarto Rano menjelaskan, pelatihan mutu olahan ikan dan gelar produk UMKM  ini dapat memperkuat semangat dan peningkatan kewirausahaan bagi pelaku usaha, sehingga mampu tumbuh menjadi pelaku usaha yang kompetitif di era globalisasi dalam suatu kelembagaan usaha koperasi.

 

“Semoga gerakan koperasi dan pelaku UMKM dapat tumbuh dan berkembang secara sehat dan mandiri, sehingga menjadi aktor utama pada era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA),” kata Dewi di sela-sela acara.

 

Menurut Dewi, perkembangan UMKM dan koperasi memiliki potensi yang besar dalam meningkatan taraf hidup rakyat banyak. Hal ini ditunjukan oleh keberadaan UMKM dan koperasi yang telah mencerminkan wujud nyata kehidupan sosial dan ekonomi bagian terbesar dari rakyat Indonesia.

 

“UMKM adalah penyelamat ekonomi Indonesia saat krisis ekonomi melanda tahun 1997 dan 2008 lalu. Saat usaha besar jatuh, justru UMKM tetap survive serta mampu menciptakan laba dan menjadi jaringan pengaman sosial,” jelas istri dari Gubernur Banten ini.

 

Diakhir sambutannya, Dewi menegaskan bahwa wirausaha sangat penting karena kalau sekarang dan kedepan ini makin tercipta  usaha baru dan pekerjaan tambahan, maka otomatis pengangguran akan berkurang yang pada gilirannya akan mengurangi tingkat kemiskinan. “Wirausaha adalah pahlawan ekonomi rakyat. Oleh karena itu mari bersama-sama kita kembangkan wirausaha ini,” ajaknya.(hmsbtn/bukanadv/LLJ)

Copyright @2016 FBn