Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » IMM Banten Ikuti International Youth Forum di Korea, Rano : Membanggakan Daerah

IMM Banten Ikuti International Youth Forum di Korea, Rano : Membanggakan Daerah

Serang, fesbukbantennews.com (3/7/2015) – Terkait agenda The 4th International Youth Forum on Historical Reconciliation” bertempat di Sookmyung Women’s University, Seoul, Korea yang akan diikuti oleh ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Provinsi Banten, Yogi Iskandar mendapat tanggapan baik dari Plt. Gubernur Banten, Rano Karno.

Plt Gubernur Banten Rano Karno (kiri) dan Ketua IMM Banten Yogi Iskandar (kanan). (foto: istimewa)

Plt Gubernur Banten Rano Karno (kiri) dan Ketua IMM Banten Yogi Iskandar (kanan). (foto: istimewa)

Rano menyampaikan rasa bangganya atas keinginan yang luhur dan kemampuan pemuda Banten dalam mengikuti agenda internasional. Menurutnya hal tersebut bisa memberikan efek bagus terhadap daerah.

“Kami bangga dan berharap IMM mampu menularkan dan mengajak pemuda Banten yang lain agar termotivasi berfikir global, ini akan mengharukan nama daerah kita Banten.” Kata Rano saat berbincang-bincang dengan ketua IMM Banten di Pendopo Gubernur Banten, 3 Agustus 2015

Ketua IMM Provinsi Banten, Yogi Iskandar menjelaskan acara yang akan diikutinya yaitu “The 4th International Youth Forum on Historical Reconciliation” bertempat di Sookmyung Women’s University, Seoul, Korea Selatan dimulai tanggal 3 sampai dengan 9 Agustus 2015.

“Korean National Commission for UNESCO adalah penyelenggara dari event tersebut, dan tujuannya yaitu untuk menyerap masukan, ide dan gagasan yang solutif dari para pemuda di belahan dunia mengenai konflik antar negara.” kata Yogi.

Masih kata Yogi, ia mengatakan bahwa perdamaian dunia adalah harga mati yang harus diperjuangkan, dan pemuda adalah salah satu aktor yang akan terus berperan untuk menciptakan cita-cita tersebut.

“Acaranya 5 hari, hari pertama pembukaan dan seminar, untuk selanjutnya diskusi dan presentasi dari para pemuda yang mewakili negaranya masing-masing. Masukan dari kami nanti akan ditindaklanjuti oleh PBB dalam hal ini UNESCO sebagai devisi yang berkaitan dengan pendidikan dan penelitian.” jelasnya.(gie/LLJ)

Copyright @2016 FBn