Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » IDRI Banten Gelar Seminar Nasional dan Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual
IDRI Banten Gelar Seminar Nasional dan Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual.

IDRI Banten Gelar Seminar Nasional dan Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual

Serang, fesbukbantennews.com (11/4/2019) – Pengurus Ikatan Dosen Republik Indonesia (IDRI) Provinsi Banten menyelengarakan kegiatan Seminar Nasional yang bertema tentang Hukum dan Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual di Aula FSPP Banten di jalan Lingkar Selatan, kota Serang. Rabu (10/4/2019).

IDRI Banten Gelar Seminar Nasional dan Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual.

Seminar diikuti oleh sekitar lima puluh peserta yang sebagian besar adalah berstatus Dosen berbagi perguruan tinggi di Banten. Seminar menghadirkan narasumber Dr. Firdaus, SH,MH yang merupakan Dekan Fakultas Hukum Universitas Riau (UNRI) dan Dr. Abdul Rahman H, MT, CT. yang juga Dosen di Sekolah Tinggi Analis Kimia (STAK) Cilegon. Acara seminat dipandu oleh Dr. Yudi Juniardi, MPd. (Dosen Untirta Banten sekaligus Pengurus IDRI Banten)

Dalam materinya, Dr. Firdaus mengatakan bahwa dosen harus menjadi garda terdepan dalam melahirkan kekayaan intelektual.Karena KI merupakan produk dari olah akal pikiran, maka sebagai insan akademis dosen bertanggungjawab untuk terus berinovasi, dan kreasi dalam menciptakan berbagai KI.

“Kedua KI secara ekonomi dapat meningkat pendapatan pemilik atau pemegang hak, termasuk bagi negara. Ketiga peningkatan KI akan berbanding lurus dengan kemampuan daya saing bangsa, semakin banyak KI akan semakin besar potensi Indoensia merebut pasar dunia,” kata Firdaus.

Sementara menyampaikan

Hal senada Dr. Abdul Rahman, bahwa setelah dosen tahu konsep dari haki maka tujuan haki itu di antaranya adalah untuk antisipasi kemungkinan melanggar haki milik orang lain.

“Juga meningkatkan daya kompetisi dan pangsa pasar khususy dosen yg telah mempunyai buku, paten bagi dosen teknik yg mnemukan bidang teknologi,” kata Dr Abdul Rahman.

Lebih lanjut Dr. Abdul Rahman mengatakan bahwa manfaat haki khususy dosen adalah sebagai kum untuk kenaikan jabatan fungsionalnya.

“Dan dapat juga digunakan untuk kredit poin pada program studi saat akreditasi. Kita harapkan dosen-dosen dan khususya IDRI Banten untuk berlomba-lomba mengurus haki, agar ke depan dosen2 di Banten dapat bersaing secara nasional maupun international sehingga secara tdk langsung IDRI semakin terkenal, ” pungkasnya.

Achmad Rozi El Eroy selaku Ketua IDRI Banten dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan seminar tentang Haki ini adalah bagian dari realisasi Program kerja IDRI Banten.

“Tujuan dari kegiatan Seminar Haki ini adalah untuk memberikan pencerahan kepada Dosen tentang seluk beluk haki dan bagaimana mengurus haki. Selama ini informasi tentang haki masih relatif belum tersosialisasikan secara luas kepada para Dosen.

Maka, lanjut Achmad Rozi, IDRI menganggap sangat strategis isu tentang Haki ini dijadikan sebagai bahan kajian bagi Dosen.

“Secara manfaat, haki dapat dimanfaatkan oleh Dosen dan juga oleh lembaga (Perguruan tinggi) sebagai bukti adanya hasil karya Dosen dalam bentuk Hak Kekayaan Intelektual yang dapat memaperkuat kredibiltas lembaga dan dosen yang bersangkutan,” tuturnya.

Dalam kesempatan seminar, peserta juga diberikan praktek bagaimana memiliki dan membuat akun di Website Kemenhukam yg mengurusi masalah Haki. Acara seminar berakhir sampai jam 13.00 . (LLJ).

Copyright @2018 FBn