Gempa M 6,1 di Jepara Terasa Hingga Banten

0
418

Pandeglang, fesbukbantennews.com (7/7/2020) – Dilaporkan pagi ini terjadi Gempa Bumi Mag:6.1, 07-Jul-20 05:54:44 WIB, episenter gempa terletak pada koordinat 5.77 LS dan 110.64 BT, atau tepatnya berlokasi di Laut Jawa pada jarak 85 km arah utara Mlonggo, Jepara, Jawa Tengah, pada kedalaman 539 km, tidak berpotensi tsunami.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dalam akibat adanya deformasi atau penyesaran pada lempeng yang tersubduksi di bawah Laut Jawa.

Dikutip dari media sosial Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menerangkan, gempa dalam semacam ini disebut sebagai Deep focus earthquake. Gempa ini lebih dirasakan di pulau jawa bagian selatan karena gelombang seismik merambat melalui slab lempeng.

“Di mana slab lempeng Indo-Australia yang sudah menunjam dan menukik di bawah Laut Jawa sudah menggantung, kemudian putus karena adanya tarikan gaya gravitasi atau proses lempeng yang mulai menggulung balik (roll back), Karena saking dalamnya hiposenter gempa, maka spektrum guncangan yang dirasakan dalam wilayah yang luas,” imbuhnya.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (Normal Fault) akibat tarikan lempeng ke bawah

Guncangan gempa ini dirasakan di wilayah sangat luas hampir sebagian besar wilayah Pulau Jawa, Sumatera bagian selatan hingga Banten, seperti daerah Pandeglang, Bayah, Malingping, Cibaliung dan sekitarnya.

Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Hingga pukul 06.25 WIB pagi ini, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). (Rwb)