Tekan Angka Kehamilan, Pemkot Serang Bagi-bagi 1.000 Kondom Gratis 

0
1869

Serang,fesbukbantennews.com (23/6/2020) – Untuk menekan angka kehamilan selama masa pandemi Covid-19, Pemkot Serang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menyediakan alat kontrasepsi kondom sebanyak 1.000 buah kepada akseptor atau peserta program keluarga berencana (KB) di Kota Serang.

ilustrasi. (Foto:okezone.com).

Dikutip dari bantenraya. com, Kepala DP3AKB Kota Serang Toyalis mengatakan, pembagian alat kontrasepsi kondom itu dalam rangka pelayanan 1 juta akseptor se-Indonesia yang akan dilaksanakan pada 29 Juni 2020 di seluruh fasilitas kesehatan (faskes) dan melalui pos-pos kader petugas lapangan keluarga berencana (PL KB).

“Yah seribu kondom kita sediakan. Mudah-mudahan kondom ini terserap semua,” kata Toyalis ditemui di Setda Puspemkot Serang, Senin (22/6).

Ia mengakui bahwa semasa Pandemi Covid-19 ini banyak akseptor yang membutuhkan kondom. Namun untuk data rincinya ia tidak bisa menyebutkan secara jelas. 

“Ada aja sih yang butuh. Cuma jumlahnya saya kurang tau ya. Tanggal 29 Juni, seribu kondom harus terserap,” katanya.

Toyalis menjelaskan, untuk pembagian alat kontrasepsi 1.000 kondom tersebut hanya pilihan saja. Karena pihaknya pun diacara nanti, menyediakan pula alat kontrasepsi lainnya.

“Besok itu semua jenis. Ada kondom, pil KB, suntik KB, pemasangan IUD, pemasangan implant, dan sepiral. Cuman kalau pemasangan sepiral di faskes. Cuman kondom dan pil KB jangka pendek,” jelasnya.

Ia menyebutkan, untuk pendistribusiannya akan dilakukan di seluruh faskes dan pos-pos PL KB se-Kota Serang. 

“Titiknya di semua puskesmas. Cuma ada pos-pos KB yang kita siapkan. Kalau untuk fokus Pak Walikota nanti di kantor IBI Banten. Kita kerjasama sama mereka. Masyarakat sudah kita undang melalui surat yang disebarkan ke PL KB,” ucap dia.

Kendati demikian,  Toyalis menambahkan pendistribusian alat kontrasepsi kondom akan dibatasi. “Kita batasi satu akseptor hanya tiga pak kondom. Itu pun buat mereka yang pasangan usia subur,” terang Toyalis.

Salah seorang warga Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Sarah, mengaku dirinya sudah mengikuti program KB sejak dua tahun belakangan ini. Menurutnya, hal itu ia lakukan salah satu upaya untuk menjaga jarak kehamilan.

“Dengan adanya program KB ini tentunya kehamilan juga bisa dijaga jarak. Apalagi masa Pandemi Covid-19 ini, suami saya juga bekerja di rumah,” ujar Sarah.(baraya/LLJ)