Aksi Simpatik Selamatkan Cisadane dalam Harmoni Sinergi Kolaborasi lintas Lembaga

0
500

Tangerang, fesbukbantennews.com (3/6/2020) – Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) kota Tangerang selatan bersama Yayasan Mengetuk Pintu Langit, Bio Teknologi Indonesia, Satu Sinaro Sinergi dan Lintas Lembaga lainnya bersinergi dengan Dinas LH dan Damkar Kota Tangerang Selatan melakukan aksi simpatik menangani polusi udara dari sampah dan pencegahan pencemaran sungai di TPA Cipeucang kota Tangerang selatan.

Aksi Simpatik Selamatkan Cisadane dalam Harmoni Sinergi Kolaborasi lintas Lembaga

Pada tanggal 22 mei 2020 lalu, TPA Cipeucang terjadi longsor yang menyebabkan material sampah menutupi sebagian besar aliran sungai Cisadane.

Pada tanggal 23 Mei 2020, tim Sinergi Kolaborasi #SelamatkanCisadane#SelamatkanCipeucang, turun langsung melakukan survey dan observasi kondisi longsor.

Dari hasil pengamatan dan analisa tim bio teknologi indonesia dalam hal ini turun langsung Rusdi CH selalu pimpinan, harus dilakukan langkah cepat penanganan sampah dan pencemaran sungai selain dari pada langkah penanganan longsor.

Pemerintah Tangerang Selatan sendiri, pasca kejadian longsor melalui dinas LH langsung menurunkan alat berat guna melakukan penanganan longsor sejak hari kedua terjadi longsor.

Sedangkan, Untuk penanganan Polusi Pada sampah dan pencemaran sungai cisadane, prof Rusdi mewakili relawan yg melakukan aksi simpatik, menyampaikan, “salah satu solusi penanganan bau dan pencemaran air adalah dengan menggunakan bakteri asam laktat dengan cara dilakukan penyemprotan”. “Kegiatan ini, harus dilakukan sinergi dengan penanganan longsor oleh alat berat dan tim DLH yang menerima sampah baru di TPA”.lanjutnya.

Rusdi menambahkan ada 3 titik penyemprotan yang harus dilakukan yaitu pertama sampah baru yang masuk ke TPA, kedua sampah yg dipindahkan dari Longsoran ke tempat yang seharusnya dan ketiga sampah existing. Semuanya harus tersiram bakteri asam laktat.

Bakteri Asam Laktat itu sendiri selain mampu untuk menangani bau pada sampah, dipercaya juga mampu untuk menangani pencemaran sungai Cisadane, mengendalikan populasi lalat dan tidak berbahaya terhadap lingkungan.

Aden sunandar, pimpinan yayasan mengetuk pintu langit sebagai salah satu tim relawan yang terlibat menambahkan, kami telah melakukan aksi pertama pada hari rabu, 27 mei 2020. 6 damkar dan 1 tangki air DLH di turunkan untuk melakukan penanganan awal.

Tahap kedua, kami turun aksi kembali pada hari Senin 1 Juni 2020. Kembali melakukan penanganan insyaalloh sampai 6 hari kedepan.

Aldrin Ramadian, ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kota Tangsel, mengatakan bahwa aksi simpatik ini merupakan wujud nyata keterlibatan masyarakat membantu pemerintah. Sinergi dan kolaborasi menjadi kekuatan luar biasa di masa Covid 19 ini.

Kadis LH, Toto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Para relawan yg melakukan aksi simpatik sinergi kolaborasi bersama penanganan Longsor di TPA Cipeucang. Hal ini menjadi semangat dan motivasi bagi tim kami untuk secepat nya dapat menyelesaikan penanganan TPA Cipeucang.(men/LLJ).