Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Hujan Deras, Lima Rumah di Lebak Terancam Longsor
Kondisi rumah warga yang terkikis akiba hujan deras di Lebak.

Hujan Deras, Lima Rumah di Lebak Terancam Longsor

Lebak, fesbukbantennews.com (24/11/2016) – Hujan deras yang terjadi sejak sepekan terakhir, membuat lima rumah warga yang berada di bantaran sungai Cidurian, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak nyaris ambruk terbawa longsor. Bagian belakang rumah warga hancur terbawa longsoran tanah. Warga berharap pemerintah segera membuat tanggul beton dibantaran sungai.

Kondisi rumah warga yang terkikis akiba hujan deras di Lebak.

Kondisi rumah warga yang terkikis akiba hujan deras di Lebak.

 

Sebagian warga hanya bisa membetulkan rumahnya agar tidak terlalu rusak sehingga masih bisa ditempati, serta memindahkan sebagian harta bendanya kebagian depan rumah.

Juhdi, salah satu warga yang rumahnya tergerus longsor mengatakan jika kejadiannya sangat cepat, dirinya dan keluarga sedang tidur nyenyak di kamar. Dan dirinya kaget setelah ada bunyi suara gemuruh keras dari belakang rumahnya.

 

“Iya malam hari kejadiannya, saya lagi tidur, dan tiba-tiba saya terbangun setelah mendegar suara ambruk, dan ketika saya liat ternyata belakang rumah saya sudah ambruk terbawa longsoran tanah dari sungai Cidurian,” katanya, Selasa (23/11/2016).

 

Meski kondisi tanah yang labil, yang menjadi penyebab lima rumah milik warga hancur diterpa longsor ini warga tetap bertahan dirumah dan desa mereka, meski kerap khawatir longsor susulan akan kembali melanda.

 

“Kami mau pindah kemana lagi, meski takut dan hawatir jika ada longsor susulan kami tidak punya tanah untuk membangun rumah atau tempat tinggal baru, hanya ini harta satu-satunya yang saya punya,” katanya.

 

Warga pun berharap, ada upaya relokasi dari pihak pemerintah, sehingga warga tidak merasa hawatir kembali jika terjadi hujan deras yang dapat mengancam keselamatan warga.

 

“Saya harap ada perhatian dari pemerintah daerah maupun provinsi untuk memperhatikan nasib kami yang di sini, kami sangat merasa diasingkan, lantaran bencana ini selalu terjadi tiap hujan deras tiba, namun belum ada upaya penanggulangan dari pemerinta seperti tanggul penahan agar tanah tidak longsor,” katanya. (man/LLJ).

Copyright @2016 FBn