Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Hasil Rapat, Warga Jangan Besarkan Kasus Kades Yang Diciduk Polisi *

Hasil Rapat, Warga Jangan Besarkan Kasus Kades Yang Diciduk Polisi *

Serang,fesbukbantennews.com (4/7/2015) – Rapat internal sosialisasi dengan warga Desa Sukatani, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang berlangsung formal. Pada rabu (04/07) pagi dihadiri oleh Ketua Pelaksana harian H.Rahmat, ketua BPD Tata Subrata,Karang taruna, Rt,warga dan Pemuda desa setempat. Perihal opini-opini masyarakat yang merebak jauh setelah berita Kepdes Sukatani yang diciduk Polisi beberapa bulan lalu, PLH menghimbau kepada warganya untuk tidak memperbesar masalah tersebut.

Ilustrasi (net)

Ilustrasi (net)

Adapun kekosongan pemerintahan Desa telah diisi oleh para staf-staf desa dan Ketua pelaksana harian, tugas-tugas mengenai dokumen-dokumen warga seperti KTP,KK,dan surat keperluan warga lainnya yang bersifat urgent telah dialihkan oleh H. Rahmat selaku Pelaksana Harian. Adapun berkas-berkas penting yang memerlukan tanda tangan kepala desa masih wewenang kepdes Adrai.
Pemerintah Pusat mendorong kepada seluruh desa-desa untuk membuat program kerja prioritas, dana yang dikucurkan APBN untuk desa sebesar 1 Milyar rupiah .Program kerja desa punya skala prioritas tersendiri, tidak semua program kerja dilaksanakan seluruhnya karena hal tersebut telah diatur oleh Pusat sesuai kebutuhan desa masing-masing, butuh pengajuan proposal supaya dana pemerintah pusat cair. (PLH)

Skala prioritas proker Desa Sukatani salah satunya adalah pembangunan infrasutruktur jalan desa yang telah dibuat dan direcanakan 2013 silam.

Diprediksikan anggaran akan turun 2017 mendatang dengan syarat Desa telah memiliki program kerja prioritas. “dana 1 milyar itu tidak akan turun kalau kita tidak punya proker prioritas, kalau untuk jalan membutuhkan 200 juta terus bagaimana sisanya?,Untuk itu kita harus segera membuat proker supaya dana dapat dimanfaatkan secara maksimal dan merata.” Ungkap H. rahmat.

Masih banyak harapan-harapan warga mengenai pemerintahan desa saat ini, diantaranya; Pembangunan desa secara menyeluruh bukan hanya pada pusat saja. Tersedianya lapangan pekerjaan terutama untuk lulusan SD dan SMP dan keterbukaan antara pejabat pemerintah desa dengan warganya.(LLJ)

Kiriman : Anton Sitompul

Copyright @2016 FBn