Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Hari Ini, Polda Banten Periksa 3 Saksi Terkait Video Sekda Banten di Youtube

Hari Ini, Polda Banten Periksa 3 Saksi Terkait Video Sekda Banten di Youtube

Serang,fesbukbantennews (20/4/2015) – Polda Banten, Senin 20 April 2015, akan memeriksa 3 orang saksi terkait beredarnya video berjudul “Sekda Banten Ajak Masyarakat Merampok APBD Banten” yang diupload di situs Youtube tanggal 5 April 2015 lalu. Ketiga saksi dimaksud adalah PNS Disnakertrans Provinsi Banten Karna Wijaya, ajudan Sekda Pemprov Banten Opi Rofiun Najikh, dan warga Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang Robi Yusuf.

Ilustrasi (net)

Ilustrasi (net)

Ketika dikonfirmasi, Robi membenarkan rencana pemeriksaan itu. “Besok (hari ini -red), undangan pemeriksaan jam 9 pagi di Krimsus, Subnit 2,” kata Robi, Minggu 19 April 2015 malam.

Karna Wijaya juga menyatakan bersedia melaksanakan pemeriksaan. “Insya Allah saya siap diperiksa,” kata Karna.

Sekda Pemprov Banten Kurdi Matin menuturkan, dirinya sudah menandatangani surat kuasa kepada pengacara Agus Setiawan dalam menangani perkara ini. “Akhir pekan lalu saya sudah tandatangani surat kuasa kepada Agus Setiawan,” kata Sekda.

Terpisah, Agus Setiawan membenarkan perihal rencana pemeriksaan ketiga saksi tersebut. “Kalau tidak ada halangan, saya juga akan hadir ke Polda Banten,” kata Agus.

Diketahui, Minggu 12 April 2015 lalu, Ketua LSM KP3B Ari Cahyadi mengakui bahwa dirinya adalah orang yang merekam perbincangan dengan Kurdi Matin tersebut menggunakan handphone nya. Video itu ia rekam saat berbincang dengan Kurdi Matin tanggal 10 Oktober 2014 silam. Saat itu posisi Kurdi sebagai Kepala BKD Banten. Namun Ari membantah bahwa dia yang mengapload video tersebut ke Youtube. Ari juga mengaku tidak pernah memberi judul video itu “Sekda Banten Ajak Masyarakat Merampok APBD Banten.”

Diberitakan sebelumnya, warga Banten dihebohkan video di YouTube yang diberi judul “Sekda Banten Ajak Masyarakat Merampok APBD Banten.”

Video tersebut diunggah akun bernama Nur Aini pada 5 April 2015. Pengambilan gambar dilakukan dengan cara sembunyi-sembunyi.

Diduga, video berdurasi 45 detik itu direkam dengan menggunakan telepon genggam yang mengambarkan Sekda Banten tengah berbicara dengan sejumlah orang dalam sebuah ruangan seperti di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).

Menyikapi santernya video tersebut,Sekda Banten bergeming dan melaporkan ke Polda Banten. Lantarn Sekda merasa dirinya tidak merasa berbicara seperti judul yang ada di video Youtube tersebut. (gies/LLJ)

Copyright @2016 FBn