Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Hadapi Tahun Baru, Relawan Balawista Banten Terjunkan 150 Personel
Tim Balawista Banten di Festival Tanjung Lesung 2017.

Hadapi Tahun Baru, Relawan Balawista Banten Terjunkan 150 Personel

Serang, fesbukbantennews com (22/12/2017) – Menghadapi libur panjang akhir tahun 2017, relawan Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Provinsi Banten menerjunkan 150 personel untuk menyelamatkan para wisatawan dari kecelakaan laut di sepanjang pesisir pantai di Banten.

Ke 150 personel tersebut disebar ke 9 posko Balawista dari mulai Kota Serang, Cilegon, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang hingga Kabupaten Lebak.

Tim Balawista Banten di Festival Tanjung Lesung 2017.

” Dari 200 personel Balawista , kita terjunkan sebanyak 150 personel untuk mengamankan kawasan Pantai serta kawasan wisata air lainnya,” Ketua Balawista Banten Ade Ervin di Pandeglang, Jumat (22/12/2017).

Saat ini, sambung Ervin, Balawista Provinsi Banten siaga menghadapi liburan panjang akhir tahun 2017 karena banyak masyarakat mengunjungi objek wisata pesisir pantai dan wisata tirta lainnya, seperti water park dan Juga wisata sungai/ arung jeram.

“Kesiagaan petugas relawan Balawista tersebar mulai Pantai Karangantu, Anyer, Carita hingga Sawarna,” ujar Ervin.

Mereka para relawan dengan peralatan evakuasi seperti “rescue boats” dan mobil “rescue” untuk menyelamatkan evakuasi jika pengunjung mengalami kecelakaan laut.

“Biasanya, mereka kecelakaan laut itu terseret ombak akibat cuaca buruk,” tegasnya,” tegas Ervin.

Sementara, humas Balawista Banten ,Lulu Jamaludin menjelaskan,
saat ini petugas relawan tersebar di sembilan posko dari 40 objek wisata pesisir pantai dan “water boom”.

“Kesembilan posko tersebut berada di tempat keramaian guna memudahkan pemberian peringatan kepada pengunjung melalui pengeras suara, peluit dan patroli laut sebab banyak pengunjung pesisir pantai Banten menjadi korban terseret ombak hingga meninggal dunia,” terang dia.

Lulu menjelaskan, otensi wisata pantai di Banten sangat tinggi pengunjung. Kendati demikian tingginya animo masyarakat untuk berwisata pantai di Banten tidak diimbangi dengan ketersediaan alat keselamatan pantai.

“bila wisatawan membutuhkan bantuan keselamatan, kami siap membantu dengan makskmal. Namun demikian, kami berharap wisatawan bisa lebih menjaga keselamatannya masing-masing, dengan tetap mematuhi rambu-rambu himbauan yang telah kita pasang, di lokasi wisata tersebut,” tambahnya.

Masih menurut Lulu, bahwa kawasan pariwisata Banten khususnya Anyer, Carita sampai Sawarna, diperkirakan akan dipadati pengunjung pada saat libur sekolah dan tahun Baru.

Balawista Banten juga meminta agar agar para pengunjung pantai memperhatikan rambu larangan berenang, seperti bermain di pantai hingga pukul 17.30 wib.

“Jauh berenang maksimal 30 meter dari bibir pantai, gunakan pelampung bertali dan pakaian berenang standart, dampingi anak-anak saat di keramaian, dan sadar diri saat epilepsi,” tegasnya.

Copyright @2018 FBn