Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Gagal Jadi Walikota Serang, Balon Bupati Serang Ditipu Konsutan Politik Rp1,5 Miliar

Gagal Jadi Walikota Serang, Balon Bupati Serang Ditipu Konsutan Politik Rp1,5 Miliar

Serang,fesbukbantennews.com (18/12/2015) – Calon walikota Serang dan juga bakal Calon Bupati Serang Agus Irawan Hazbullah tertipu hingga menghabiskan uang sebesar Rp1,5 miliar akibat ulah konsultan politiknya sendiri.

Ilustrasi.(net)

Ilustrasi.(net)

Berdasarkan informasi yan dihimpun, penipuan ini terungkap setelah adanya pengaduan dari Staf Khusus Kepresidenan yang menginformasikan kepada Polres Serang tentang adanya sekelompok orang yang mengatasnamakan Staf Khusus Kepresidenan dan bergabung pada sebuah lembaga konsultan politik.

Lembaga konsultan politik ini menjanjikan kepada Calon Kada akan menjadi perantara untuk mendapatkan surat rekomendasi Partai Politik untuk menjadi Kepala Daerah. Tak tanggung-tanggung dalam aksinya para penipu ini juga sempat menerbitkan lima rekomendasi Partai Politik untuk menyakinkan korbannya. Lima Partai tersebut diantaranya Partai Hanura, PKB, PAN, PPP dan Partai Demokrat.

Atas pengaduan tersebut, Polres Serang langsung bergerak, terlebih lagi di wilayah hukum Polres Serang terdapat pengaduan serupa. Dari pengejaran pelaku, penyidik berhasil membekuk Irwan salah satu dari lima pelaku yang diduga melakukan penipuan terhadap Balon Bupati tersebut. Sementara empat pelaku lainnya masih dalam pengejaran.
“Saya memang yang memperkenalkan empat pelaku lainnya ke Pak Agus. Karena saya sudah lebih dari satu tahun kenal beliau, dalam melakukan penipuan itu saya Cuma diajak sama Is dan Az,” kata Irwan yang memiliki kartu nama dengan jabatan Direktur II, Deputi Lima Staf Khusus Kepresidenan ini.

Irwan yang juga mengaku sebagai wartawan ini menjelaskan jika dirinya hanya menerima uang sebesar Rp50 juta dari para pelaku lainnya. Uang yang diserahkan korbannya tersebut dilakukan selama tiga tahap. “Saya ga tahu totalnya. Mungkin sampai tiga kali pengiriman,” kata Irwan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Serang AKP Arrizal Samelino mengatakan modusnya yang dilakukan sekelompok Staf Khusus Kepresidenan Gadungan ini dengan cara mendatangi korbannya dan menunjukan kartu identitas staf khusus kepresidenan yang dibuat sendiri. Mereka menjanjikan bisa memfasilitasi dan merekomendasikan korbannya ini kepada Partai-Partai besar untuk menjadi pimpinan daerah baik Bupati maupun Gubernur.
“Korbannya baru satu, cuma informasi diluaran kita yang masih kita dalami. Memang ada korban lain tapi yang diluar Provinsi Banten dengan modus operandinya sama,” kata Arrizal.

Arrizal mengungkapkan dari hasil pemeriksaan sementara para pelaku meminta uang untuk mendapatkan rekomendasi Partai hingga mencapai Rp1,5 miliar dengan cara pembayaran bertahap. Sedangkan untuk pelaku yang sudah diamankan ialah pelaku yang berkomunikasi langsung dengan korbannya. “Pelakuknya 5 orang, yang lain masih kita kejar. Dan nama-namanya sudah kita kantongi,” kata Arrizal.
Penangkapan pelaku , ujar Arrizal, dilakukan setelah staf khusus kepresidenan memancing pelaku untuk bertemu. Setelah bertemu, kemudian langsung diamankan bersama anggota penyidik Polres Serang.
Sekedar info, Agus Irawan sendiri merupakan Calon Walikota Serang yang gagal dalam pertarungan Pilwalkot Serang. Selang dua tahun,  Agus kembali maju pada Pilbup Serang meski gagal karena tidak mengantongi rekomendasi Partai. (aden/LLJ)

Copyright @2016 FBn