Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Festival Seni Tradisi Tutup Festival Bhakti Banten dan Haul Kesultanan ke-491
Seni Debus ambil bagian dalam penutupan Festival Bhakti Banten dan Haul Kesultanan Ke-491.

Festival Seni Tradisi Tutup Festival Bhakti Banten dan Haul Kesultanan ke-491

Serang,fesbukbantennews.com (15/10/2017) – Agenda penutupan Festival Bhakti Banten ke-3 dan Haul Kesultanan Banten ke-491 direncanakan akan ditutup pada hari minggu, 15 oktober 2017 pukul 14.00 WIB, dimajukan menjadi sabtu malam pukul 20.00 WIB, (14/10) terkait dengan banyak tim kesenin yang diagendakan pentas seni di penutupan mengajukan kesediaan di hari sabtu 14 oktober 2017. Acara dipusatkan di komplek Yayasan Bhakti Banten, Jl. Sentul Pamarayan km.13 Cikeusal, Serang, Banten.

Seni Debus ambil bagian dalam penutupan Festival Bhakti Banten dan Haul Kesultanan Ke-491.

Tim kesenian yang tampil pada malam festival seni tradisi adalah Debus Braja Mukti, Sendratari SMAN Cikeusal, Gamelan dari Pontren Assa’adah, Tari Islami Modern, MDT Bhakti Banten, dan Paduan Suara Pesantren Bhakti Banten.

Sultan Banten RTB HB. Wisanggeni gelar Sultan Syarif Muhammad Ash-Shafiuddin berharap acara Haul Kesultanan dan Festival Bhakti banten di tahun selanjutnya harus lebih meriah.

“Alhamdulillah agenda Haul Kesultanan Banten ke-491 yang didalamnya diisi dengan dzikir dan do’a oleh Abuya Muhtadi bersama seluruh lapisan masyarakat dapat berjalan dengan maksimal, dan rangkaian Festival Bhakti Banten dapat terselenggara dan diikuti berbagai lembaga pendidikan di Banten, semoga agenda di tahun selanjutnya lebih meriah dan seluruh stake holder dapat ikut berpartisipasi,” papar Sultan Syarief.

Ketua Panitia sekaligus Ketua Yayasan Bhakti Banten Mufti Ali menjelaskan bahwa di tahun selanjutnya rangkaian kegiatan Festival dan Haul akan melibatkan partisipasi masyarakat terutama masyarakat pendidikan yang ada di Banten, salah satunya dengan bekerjasama dengan guru-guru sejarah dari masing-masing sekolah dalam rangkaian Olimpiade Sejarah.

“Sebagian besar SMA, SMK, dan MA di Banten kesulitan dalam mencari referensi tentang sejarah Kesultanan, oleh sebab itu di tahun selanjutnya olimpiade akan bekerjasama langsung dengan para guru sejarah yang ada di sekolah-sekolah sekaligus wujud memperkenalkan Sejarah Kesultanan Banten kepada generasi muda,” lanjut Mufti Ali.

Acara berlangsung dengan meriah dan masyarakat begitu antusias mengikuti acara hingga selesai.(ast/Heinz/LLJ)

Copyright @2016 FBn