Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Empat Anggota Komplotan Pembobol ATM Asal Lampung Diciduk
Pegawai Minimarket menunjukan ATM yang dibobol di kawasan Kasemen Kota Serang.

Empat Anggota Komplotan Pembobol ATM Asal Lampung Diciduk

Serang,fesbukbantennews.com (17/1/2017) – Empat kawanan spesialis pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) berhasil diringkus petugas gabungan satuan reserse kriminal Polres Serang dan Serang Kota.

Pegawai Minimarket menunjukan ATM yang dibobol di kawasan Kasemen Kota Serang.

Petugas berhasil mengamankan ke empat pelaku yang berisial AR, MA, AJ dan HN yang sebelumnya melakukan aksi pembobolan ATM di salah satu mini market yang berada di jalan raya Banten lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

 

Ke empat kawanan spesialis pembobol ATM ini diketahui berasal dari Lampung. Saat dilakukan penangkapan, petugas terpaksa menghadiahi timah panas pada dua dari empat pelaku, lantaran berusaha kabur saat dilakukan penangkapan.Kini kedua pelaku berada di rumah sakit untuk mendapat perawatan, sementara dua lainnya menjalani pemeriksaan di Mapolres Serang Kota.

Kasat Reskrim Polres Serang Kota, AKP Panji Firmanysah mengatakan jika penangkapan ini bermula dari laporan salah satu karyawan toko yang mengetahui jika ATM di dalam minimarket dibobol.
“Kami mengamankan pelaku dari laporan karyawan toko, jika telah terjadi aksi pembobolan ATM di sebuah mini market di Kecamatan Kasemen, kita lakukan pendalaman, dan akhirnya kita berhasil mengamankan empat pelaku,” katanya, Senin (16/01/2017).

 

Sementara itu, pelaku dihadapan petugas, yakni AR mengaku jika sudah melakukan 5 kali aksi serupa di wilayah Serang, “Baru lima kali di wilayah ini pak, kami empat orang, yang dua di dalam, dan dua orang lagi mengawasi di sekitar lokasi,: kata pelaku AR.

 

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti uang tunai senilai 3 juta rupuiah, sejumlah kartu ATM, tiga unit handpone dan obeng yang digunakan pelaku untuk mengganjal mesin ATM.

 

Akibat perbuatannya, ke empat pelaku terancam dijerat dengan pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. (man/LLJ)

Copyright @2016 FBn