Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Dua Tentara Tersangka Penganiaya Warga Padarincang Disidang

Dua Tentara Tersangka Penganiaya Warga Padarincang Disidang

Serang,fesbukbantennews.com (10/6/2015) – SERANG – Dua anggota TNI tersangka penganiayaan terhadap Zaenal, pemuda asal Kampung Unyur, Desa Cibojong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, menjalani sidang militer kasus mereka di Pengadilan Negeri Serang, Selasa (9/4/2015). Keduanya adalah UD dan SW.

Kantor PN Serang (net)

Kantor PN Serang (net)

Suheli, adik korban, dalam kesaksiannya mengaku mendengar kabar penganiayaan kakaknya tersebut oleh UD pada Minggu (15/9/2013) lalu. “Saya dengar kakak dianiaya dari bibi (Asrinah). Saya enggak samperin karena bingung campur takut melerai karena UD tentara,” terang Suheli di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Militer yang diketuai oleh Mayor CPM Detty S itu.

Suheli mengaku, beberapa hari kemudian dirinya membawa sang kakak ke RSUD Banten karena badan sang kakak luka parah.

Saksi lainnya, Kanitreskrim Polsek Padarincang Ipda Undang menuturkan, dirinya didatangi keluarga korban yang melaporkan korban dipasung oleh UD dan SW.

“Saya datang ditemani Babinsa. Karena sudah kenal dengan saya, korban kelihatan senang saya datang. Saya lihat memang sudah ada luka di kedua kakinya. Mungkin karena luka pasung. Dia dalam keadaan terbaring ketika saya datang,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, Zainal, pemuda Kampung Unyur Rt 05 Rw 02, Desa Cibojong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, meninggal dunia, Senin (30/9/2013) dini hari. Korban penganiyaan oknum aparat ini sempat  dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Banten selama sembilan hari.

Pihak rumah sakit terpaksa memulangkan Zainal lantaran kondisinya semakin memburuk setelah tidak lagi dapat mengkonsumsi air, obat, dan infus.(yau/LLJ)

Copyright @2016 FBn