Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Di Malaysia, Kader IMM Banten Suarakan Perdamaian di Forum Internasional

Di Malaysia, Kader IMM Banten Suarakan Perdamaian di Forum Internasional

Serang,fesbukbantennews.com (1/12/2015) – Bendahara umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Provinsi Banten, Ratu Lala Syaila Fikriya mewakili pemuda Indonesia menjadi peserta dalam forum IYLP (Inter-Civilizational Youth Leadership Program) yang berlangsung pada 22 – 27 November 2015 di Malaysia.

Ratu Lala, Kader IMM Banten di Malaysia.(ist)

Ratu Lala, Kader IMM Banten di Malaysia.(ist)

Forum yang diadakan JUST Movement ini dihadiri oleh ratusan pemuda yang terdiri dari berbagai negara di dunia. Dalam forum ini para pemuda yang mewakili negaranya membahas berbagai masalah yang dihadapi dalam hubungan antar-peradaban di dunia, termasuk isu kekerasan, ketidakadilan, dan terorisme.
“Pemuda Indonesia kembali menyuarakan segera terwujudnya kemerdekaan Palestina yang hingga saat ini di bawah bayang-bayang kebiadaban Israil.” Papar lala dalam forum.

Menurunya, negara-negara di dunia khususnya para pemuda di berbagai belahan dunia harus sama-sama menyuarakan palestina merdeka. Menurutnya kemerdekaan Palestina tidak bisa ditunda lagi.

“Tidak ada alasan lagi bagi Palestina untuk tidak menjadi negara yang merdeka dan berdaulat, bukan hal pertama kali kami pemuda Indonesia menyuarakan kemerdekaan Palestina dan ini yang kesejuta kalinya, bahwa kemerdekaan palestina harus di perjuangkan oleh kita semua tidak bisa di suarakan hanya oleh satu negara saja”. Ungkap Lala saat mempresentasikan materi pada forum tersebut.
Ratu Lala Syaila mengajak pemuda di forum itu bersatu atas nama kemanusiaan tanpa harus dibatasi oleh perbedaan-perbedaan yang ada.
“Kita harus melepas jubah perbedaan di antara kita, perbedaan ras, suku, budaya, agama, dan bangsa bukan untuk membuat kita saling membenci dan menggusur, makanya atas nama kemanusiaan kita semua pemuda dunia harus segera mendesak dan sama-sama menyuarakan agar Palestina segera merdeka dan berdaulat”. Tambahnya.
Dirinya juga meminta kepada dunia khususnya Israil untuk menghentikan tindakan pencaplokan, kekerasan, dan ketidakadilan yang menyakiti rasa kemanusiaan. Bahkan Lala menuding Israil yang melakukan teror yang sesungguhnya terhadap palestina dan dunia saat ini.
“ya..kalau kita mau jujur sesungguhnya the real terrorist abad ini adalah israel. mengapa? Karena Israil melakukan pencaplokan, pembunuhan, kolonisasi terhadap rakyat Palestina. Sehingga wajar saja rakyat Palestina melakukan perlawanan dan membela kedaulatannya. Makanya bagi kita sudah saatnya Palestina menjadi negara yang berdaulat dan merdeka.” Tegas Lala yang juga Direktur kerjasama multilateral antar negara di Organisasi Pemuda Asia Afrika ini.
Sekedar informasi Selain Lala ada empat pemuda lain yang mewakili Indonesia yaitu Alif Auza dan Fahmi Al-Anzani (Kader IMM Ciputat) dan dua orang lainnya dari mahasiswa ITB. Selanjutnya diketahui forum IYLP ini dihadiri 20 Negara. Di antaranya Vietnam, Alzajair, Taiwan, Filipine, Bangladesh, Palistine, Uzbekistane, Yaman, Mesir, Afganistan, Rusia, Malaysia, Indonesia, dll.(LLJ)

Kiriman dulur FBN: Yogi Iskandar.

Copyright @2018 FBn