Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Di Kramatwatu, Nenek 80 Tahun Diisukan Disekap Anaknya

Di Kramatwatu, Nenek 80 Tahun Diisukan Disekap Anaknya

Serang,FESBUK BANTEN News (21/2/2015) – Warga Kecamatan Kramat watu, Kabupaten Serang hebih beredar isu adanya penyekapan seorang nenek, Khadijah (80 tahun), di kediaman anaknya sendiri. Kediaman anak Khodijah sendiri tepatnya Jalan Kramat Jaya, Nomor 5 Perumahan Tomon, Kecamatan Kramat watu.

Khadijah (kerudung putih) nenek yang dihebohkan disekap anaknya.(nuril)

Khadijah (kerudung putih) nenek yang dihebohkan disekap anaknya.(nuril)

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kramatwatu, Kompol Joko Irianto membenarkan jika di Kecamatan Kramatwatu telah dihebohkan oleh isu seorang nenek yang disekap oleh anaknya.

Namun, menurut Kapolsek ketika di selidiki pihaknya ternyata isu tersebut tidak benar adanya.

”Saya mendengar informasi ada nenek disekap, lalu saya langsung ke lokasi. Ternyata nenek tersebut sedang sakit  dan kerap keluyuran jadi anaknya terpaksa mengunci rumah yang ditempatinya ketika sesudah memberikan makan,”kata Kapolsek.

Hal itu dikatakan Kompol Joko Irianto, saat ditemui di ruangannya usai membawa nenek tersebut ke Puskesmas Kramatwatu untuk memeriksa kesehatannya, Jum’at 20 Februari 2015.

Nenek tersebut, lanjut Kapolsek tinggal dirumah milik anaknya terpisah seorang diri. Alasan anaknya mengurung nenek Khadijah seorang diri lantaran jika ikut tinggal satu rumah dengan anaknya kerap menyalakan kompor di malam hari.

”Kata anaknya sih kalau malam suka nyalain kompor, jadi merasa bahaya dan takut kebakaran, akhirnya nenek Khadijah dikurung seorang diri,”terangnya.

Namun demikian, sebut Joko, meski dikurung seorang diri anaknya selalu memperhatikan neneknya tersebut, baik makan ataupun mandi. Karena, nenek Khadijah dikabarkan menderita gangguan mata, sehingga sulit beraktifitas secara normal.

”Rumahnya memang benar dikunci seperti isu yang beredar, tapi itu katanya kalau sudah dikasih makan, karena takut pergi jauh neneknya,”jelasnya.

Nana Supriatna, salah satu anak Khodijah membantah jika dirinya melakukan tindakan penyekapan terhadap neneknya. Ia mengaku, selama ini dirinya yang kerap mengurus neneknya tersebut.

Hanya saja, kata dia mungkin ada yang tidak suka terhadap dirinya dan neneknya tersebut kerap berteriak jika ingin minum atau makan sehingga menimbulkan pikiran negative orang-orang disekililing.

”Mungkin ada yang gak suka sama saya, jadi nyebarin isu yang tidka benar itu,”katanya.

Selamet, Dokter UGD Puskesmas Kramatwatu, Kabupaten Serang mengatakan kondisi kejiwaan dari nenek Khadijah tersebut saat ini terbilang normal. Namun, saat ini nenek Khadijah menderita katarak dan penyakit kulit pada kepalanya.

Terlebih, karena kondisi rumah yang lembab dan kurang perhatian dari anaknya sehingga memungkinkan timbul penyakit jamur.

” Penyakit fisik ga ada yang parah, paling mata katarak dan kepalanya seperti jamuran mungkin karena lembab didalam rumahnya,”ujarnya.(mudhof/LLJ)

Copyright @2016 FBn