Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Di Kramatwatu, Dua Motor Raib Dalam Semalam

Di Kramatwatu, Dua Motor Raib Dalam Semalam

Serang,fesbukbantennews.com (30/11/2015) – Memasuki musim penghujan, warga Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, dibuat resah oleh spesialis pencuri kendaraan bermotor. Lantaran dalam semalam, di kecamatan tersebut dua motor raib digondol maling.

Ilustrasi.(net)

Ilustrasi.(net)

Kejadian pertama terjadi di Komplek Kramat Permai, RT05/RW06, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang. Kejadian diperkirakan terjadi si atas pukul 05.00 WIB. Motor Honda Beat A 6038 GB putih hijau hilang digasak maling dalam kondisi terkunci di bagian teras rumah.
Salah seorang warga Kecamatan kramatwatu, Hasemi mengungkapkan, para pencuri sudah semakin nekat melakukan aksinya. Meskipun sepeda motor sudah dikunci stang dan dihalangi mobil.
“Motor sudah dikunci stang di teras. Kemungkinan motor diangkat karena ada bercak goresan pada bodi mobil,” ujar Hasemi, keluarga korban pencurian , Senin (30/11/2015).
Peristiwa pencurian tersebut, terang Hasemi, sudah dilaporkan ke Polsek Kramatwatu pagi tadi. “Sudah kita laporkan ke Polsek Kramatwatu pagi tadi,” jelasnya.
Sementara, satu kendaraan bermotor lain yang hilang malam tadi terjadi di wilayah, Marga Giri, Desa Marga Tani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang milik Ahmad khotib. Kendaraan jenis Honda CBR merah nomor polisi A 5538 SF hilang digasak maling saat terparkir di teras rumah.
Dikonfirmasi wartawan, Kanit Rskrim Polsek Kramatwatu Iptu Budiman membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya sudah menerima kedua laporan kehilangan tersebut pagi ini. “TKP-nya di dua tempat berbeda. Yang satu terjadi pada 03.30 WIB satu lagi terjadi sekitar pukul 05.00 WIB,” jelas Kanit.
Kanitt Reskrim menjelaskan bahwa modus yang dilakukan pencuri adalah dengan merusak kunci kendaraan. “Kita masih lidik karena memang pelaku ranmor modusnya sama dengan rusak kunci,” terang dia.
Ditanya apakah keduanya terlibat jaringan yang sama, Kanit Reskrim belum bisa memastikan hal tersebut. “Kita belum bisa menyimpulkan karena masih lidik, dan lagi lokasinya berbeda. Makanya kita sering mengimbaui melalui patrolui Sabhara dan Babinkamtibmas agar menyimpan motor di dalam rumah,” katanya.
Pelaku curanmor, tegas Kanit, bisa saja mereka yang merupakan pemain lama dan pemain baru yang kebetulan mendapat kesempatan ketika melihat motor tergeletak di teras rumah. “Kita akan dalami,” tegasnya. (LLJ)

Copyright @2016 FBn