Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Dapat Nomor Urut Dua, Pasangan Buya Targetkan 50 Persen Suara
Pasangan Buya saat membacakan deklarasi Kampanye Damai Pilwalkot Serang 2018.(ist).

Dapat Nomor Urut Dua, Pasangan Buya Targetkan 50 Persen Suara

Serang, fesbukbantennnews.com (20/2/2018) – Pasangan calon Walikota Serang, Samsul Hidayat-Rohman yang mendapatkan nomor Urut dua optimistis untuk dapat memenangkan kontestasi Pilkada Kota Serang yang bakal digelar 27 Juni, 2017 mendatang.

Pasangan Buya saat membacakan deklarasi Kampanye Damai Pilwalkot Serang 2018.(ist).

Pasangan ini menargetkan untuk meraih 50 persen dari total DPT, yakni sekitar 200 ribu suara.

” kita targetkan 50 persen suara dari jumlah DPT,” kata Rohman , Calon wakil walikota pasangan Samsul Hidayat.

Untuk mencapai target tersebut, selain bapaslon ini sudah melakukan safari politik kepada para tokoh di 66 kelurahan se-Kota Serang, juga akan memperluas jaringan yang sudah ada. Dengan kekuatan itu, Samsul-Rohman optimis, dari sekitar 500 ribu hak pilih se-Kota Serang,40 persen akan diraihnya.

“Target kita 200 ribu suara, itu sudah angka jadi, angka itu sama dengan 50 persen dari total suara. Jaringan yang sudah ada ini akan terus kita kembangkan, mudah-mudahan tetap mengalir dan semakin meluas. Dan yang paling utama adalah kekuatan keluarga,” papar Samsul kepada awak media pada acara tasyakuran Rumah pemenangan Samsul-Rohman, di Ciracas, Kota Serang, Kamis, 18/01/2018 malam.

Dalam misinya, jika nanti terpilih menjadi walikota dan wakil Walikota Serang, pasangan calon berteglane BUYA (Berani, Unggul, Yakin dan Amanah) ini, akan mewujudkan tiga program prioritas, yakni pemerataan pembangunan, pengentasan angka pengangguran, dan mewujudkan pendidikan yang berkualitas serta merata.

Menurut Samsul, saat ini kemajuan pembangunan di Kota Serang baru terlihat di dua kecamatan, yakni Kecamatan Serang dan Kecamatan Cipocok. Dari mulai pusat pemerintahan, pendidikan, kesehatan, pusat-pusat perbelanjaan dan fasilitas umum lainnya terpokus di dua wilayah itu, akibatnya, kemacetan tak dapat dihindarkan di beberapa jalur jalan di Kota Serang.

“Kami melihat yang terjadi di Kota Serang saat ini adalah tidak meratanya pembangunan. Kemajuan yang terlihat itu hanya di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Serang dan Cipocok. Sehingga mau tidak mau efek yang terjadi adalah kemacetan, karena dua kecamatan ini menjadi sentralistik pembangunan,” terangnya

Selanjutnya, yang akan diprioritaskan Samsul-Rohman adalah pengurangan tingginya angka pengurangan. Dan yang ke tiga yaitu mewujudkan pendidikan berkualitas serta merata, seluruh warga Kota Serang, baik miskin atau pun kaya, menurutnya harus sama-sama dapat mengakses pendidikan yang bermutu.

“Pengangguran di Kota Serang ini kurang lebih 10 persen, ini angka yang cukup tinggi. Prioritas kami ke depan mengangkat pengangguran ini untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Dan selanjutnya mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata sampai ke pinggiran pinggiran Kota Serang.” tukasnya (MS/LLJ).

Copyright @2018 FBn