Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Bupati Lebak Pantau Titik-titik Penilaian Adipura

Bupati Lebak Pantau Titik-titik Penilaian Adipura

Lebak,fesbukbantennews (10/4/2015) pagi ini ada pemandangan yang berbeda pada kegiatan Apel Pagi di Halaman Parkir Setda Lebak. Kegiatan Apel pagi ini merupakan Apel Gabungan SKPD dengan aparat TNI dan POLRI dalam rangka jumat bersih (Jumsih).

Bupati Lebak Iti Oktavia Jayabaya (berkerudung).(humas lebak)

Bupati Lebak Iti Oktavia Jayabaya (berkerudung).(humas lebak)

Kegiatan Jumsih ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemerintah terhadap kebersihan lingkungan yang sedang dalam proses menuju penilaian Adipura. Pada akhir apel ini ada pembagian tugas SKPD yang dibantu dengan aparat TNI-POLRI untuk membersihkan lingkungan, terutama di beberapa titik pantau Adipura seperti Permukiman dan  jalan, diantaranya yaitu jalan dan permukiman BTN Kadu Agung (Mandala), Perumahan Pemda (Narimbang), Taman Tugu Angklung, dan Perumahan Bumi Ciujung Makmur (BCM) atau bisaa disebut BTN Depag.

Titik pertama yang dikunjungi oleh Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya. yang bersama dengan Sekretaris Daerah, Asisten Daerah Bagian Humas dan Kesra beserta jajarannya, Kapolres, Kasdim, Kepala BLH, Kadis Kebersihan beserta pasukan orange- nya, Kadis Perhutanan dan Perkebunan, Kasatpol PP, dan Kadis Perhubungan yaitu BTN Kadu Agung (Mandala). Bupati tidak segan untuk turun langsung membersihkan lingkungan bersama dengan semua perangkat pemerintah juga aparat TNI-POLRI.

Bupati masih menemukan sampah bahkan gundukan tanah yang terdapat sampah plastic, kain dan lainnya yang merupakan sampah non organic yang tidak mudah diurai berada di gundukan tanah dekat dengan gerbang permukiman tersebut. Bupatipun mengorek dan menggali gundukan tanah yang ditumbuhi rumput bersama dengan Camat Cibadak agar lebih bersih.

Kadis Kebersihan H. Sumardi, mengungkapkan bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggungjawab bersama.
“Menjaga dan membersihkan lingkungan bukan hanya tugas team orange (Dinas Kebersihan) saja, tetapi juga tanggungjawab masyarakat. Jangan hanya mengandalkan Dinas Kebersihan, diperlukan gotong royong dan kerjasama antara masyarakat dengan pemerintah khususnya Dinas Kebersihan.” Ujar Sumardi.

Bupati sempat bergumam dalam kendaraannya tentang kebersihan jalan Soekarno Hatta (By Pass) yang masih terdapat sampah menumpuk dekat dengan Pertokoan perlu dibuatkan bak sampah di sekitar jalan tersebut, dan Bupati merasa perlu Dinas Hutbun dan BLH untuk menanami kiri-kanan jalan raya tersebut  dengan Pohon-pohon agar lebih teduh.

Iti sempat mengutarakan usulannya kepada Dinas Hutbun untuk menindak atau memberikan sanksi kepada siapa saja yang kedapatan menebang pohon yang sudah ditanami oleh Pemerintah.
“Bagi siapa saja yang kedapatan menebang pohon di sekitar jalan raya yang sudah ditanami oleh pemerintah daerah kabupaten lebak akan mendapatkan sanksi.” Ujar Iti saat ditemui ketika sedang beristirahat selesai kegiatan Jumsih.

Beranjak ke titik ke dua yaitu Taman Tugu Angklung, Bupati melihat daerah tersebut sudah bersih. Ketika Bupati memasuki Taman tersebut, Bupati melewati tangga yang mulai rusak dan turun karena kontur tanahnya yang mulai menurun. “Tangga ini harus diperbaiki, agar terlihat lebih bagus dan memperindah taman.” Ujar Bupati kepada Kadis Kebersihan.

Melihat keadaan taman Tugu Angklung yang perlu perbaikan dan penambahan fasilitas, Bupati juga menginstrusikan Kadis Kebersihan juga Kepala BLH agar segera menata taman tersebut dan menambahkan tempat duduk yang terbuat dari beton agar lebih awet dan tidak mudah rusak. Kadis Kebersihan membenarkan adanya rencana dibuatnya tempat duduk dari beton juga  Jogging Track di sekitar taman tersebut.
“Bupati telah menginstrusikan kepada kami untuk memperbaiki taman karena tangganya yang sudah mulai rusak, juga menambahkan tempat duduk dari beton agar pengunjung atau masyarakat sekitar taman  bisa beristirahat dengan nyaman. Juga ada rencana dibuat jogging track, agar taman ini lebih bermanfaat.” Ujar Sumardi. (humaslebak/bknadv/LLJ)

Copyright @2016 FBn