Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Bupati Lebak : Belum Saatnya Bangun Bank Banten, Infrastruktur Saja Perbaiki

Bupati Lebak : Belum Saatnya Bangun Bank Banten, Infrastruktur Saja Perbaiki

Serang,fesbukbantennews.com (23/12/2015) – Bupati Lebak Iti Oktavia Jayabaya menolak rencana pembentukan Bank Banten. Lebih baik alokasikan dana pendirian bank tersebut untuk perbaikan infrastruktur di Banten. Apalagi bank yang akan dibelinya adalah bank kolaps alias bank bangkrut.

Bupati Lebak Iti Oktavia Jayabaya (berkerudung) bersama tamu undangan lainnya di Kejati Banten.(LLJ)

Bupati Lebak Iti Oktavia Jayabaya (berkerudung) bersama tamu undangan lainnya di Kejati Banten.(LLJ)

“menurut saya belum waktunya membangun bank Banten. Tetapi ung untuk pembelian bank Banten tersebut kita optimalkan untuk pembangunan infrastruktur. Terutama Lebak dan Pandeglang serta daerah lainnya yang perlu sentuhan pemerintah Banten. Apalagi bank yang dibelinya adalah bank pundi adalah bank kolaps,bank bangkrut. Jadi alangkah sia-sianya uang tersebut untuk dibelikan bank bangkrut,” kata Iti,di acara pameran fotografi hari anti korupsi di Kejati Banten, Senin (21/12/2015).

Iti mengaku, dirinya secara pribadi menyatakan penolakan Bank Banten, bukan setelah adanya kasus OTT. Dimana dua anggota DPRD Banten dan direktur PT BGD ditangkap KPK dalam kasus suap Bank Banten. ” nggak, sedari awal (sebelum ada kasus OTT,red) saya sudah bicara ke temen-temen media. Optimalkan saja dana untuk bank itu untuk perbaikan infrastruktur,” ujar Iti.
Untuk diketahui, Kasus dugaan suap itu terungkap saat KPK melakukan operasi tangkap tangan di kawasan Serpong, Banten, pada Selasa, 1 Desember 2015. KPK menangkap Wakil Ketua DPRD Banten, SM Hartono; Anggota DPRD Banten, Tri Satria Santosa, dan direktur BUMD Banten Global.

Saat ditangkap, telah terjadi transaksi suap terkait pembentukan Bank Pembangunan Daerah Banten. Pada saat kejadian, KPK menyita US$11.000 dan Rp60 juta.(LLJ)

Copyright @2018 FBn