Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Bawa Kabur Mobil, Dua Oknum TNI AD dan AL Ditangkap PJR Serang Timur

Bawa Kabur Mobil, Dua Oknum TNI AD dan AL Ditangkap PJR Serang Timur

Serang,fesbukbantennews.com (28/11/2015) — Dua terduga pelaku penggelapan mobil, Letda Ml, dari kesatuan TNI AD yang bertugas di Jakarta dan Praka DS, oknum TNI AL yang bertugas di Mabesal Jakarta, ditangkap Petugas PJR Induk Serang Timur Jum’at (27/11/2015) petang.

Ilustrasi.(google)

Ilustrasi.(google)

Diperoleh keterangan, kasus penggelapan ini bermula laporan Helmi, warga Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang memberitahukan bahwa kendaraan Kijang Innova B 1284 WK miliknya dibawa kabur Praka DS. Sebelumnya, oknum TNI AL ini berpura-pura ingin membeli kendaraan miliknya.

“Korban menjual kendaraan melalui internet, lalu dihubungi terduga (DS) untuk ketemuan di halaman parkir Pusdikkes AD Kramatjati, Jakarta Timur,” ungkap Kepala PJR Induk Serang Timur, Kompol Aditya G.F Lubis kepada wartawan pada Jum’at, 27 November 2015.

Saat bertemu di lokasi yang dijanjikan, DS mencoba test drive kendaraan di areal parkir Pusdikes AD. Setelah itu, DS minta test drive dilakukan di jalan raya. Pada saat itu, Helmi mempercayakan kepada Trisno, supirnya untuk mendampingi selama test drive. Ditengah perjalanan, DS menyuruh Trisno turun dengan alasan akan membawa mobil ini ke komandannya.

“Alasannya, komandannya yang akan membeli mobil.  Begitu turun dari mobil, Trisno diberi uang Rp150 ribu. Setelah ditunggu-tunggu, ternyata DS tak kunjung kembali,” terang Ka Induk didampingi Kanit I, Iptu Sriyanto.

Mobil kemudian dibawa kabur ke tol Jagorawi melalui gerbang Kp Rambutan. Namun sebelumnya, DS terlebih dahulu menjemput Letda Ml di sekitar Pasar Rebo. Dari Kampung Rambutan, DS membawa kabur mobil Innova ke arah Merak dan berencana akan menjualnya di Serang.

Petugas PJR Induk Serang mendapat informasi dari Ipda I Made Hartana, Kabag Ops Lantas Polresta Tangerang, langsung menyisiri ruas jalan Tol Tangerang – Merak. Pada KM 68, dua petugas PJR Aiptu Ongko Wijoyo dan Brigadir Panco Manulang berhasil menemukan kendaraan yang dicurigai, namun diinstruksikan tidak bertindak karena dikhawatirkan keduanya bersenjata api.

“Ketika masuk gerbang tol Serang Timur, barulah kendaraan pelaku kita sergap dengan kekuatan personil penuh,” terang Aditya.

Dalam penggeledahan, dari dalam kendaraan kedua oknum TNI ini diamankan 3 pucuk senjata air soft gun yang masih dalam dus beserta peluru.

“Saat ini keduanya masih kita amankan di markas induk. Kita sudah kordinasi dengan Polres Serang, Polsek Kramatjati dan Polres Jakarta Timur untuk memproses lebih lanjut,” ujar Aditya.(LLJ)

Copyright @2018 FBn