Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Asosiasi Homestay Banten Gelar Rakor di Pulau Liwungan

Asosiasi Homestay Banten Gelar Rakor di Pulau Liwungan

Pandeglang,fesbukbantennews.com (21/9/2017) – Untuk menciptakan tata kelola organisasi yang profesional dan transparan, Asosiasi Homestay Banten (BHSA) menggelar Rapat Koordinasi untuk yang pertama kalinya di Pulau Liwungan Tanjung Lesung, Pandeglang Banten, Rabu (20/9).

Asosiasi Homestay Banten Gelar Rakor di Pulau Liwungan.

Menurut Arif Kirdiat selaku Ketua BHSA bahwasanya organisasi yang professional perlu ditunjang dengan perangkat kerja yang mumpuni.

“Dibutuhkan perencanaan program serta kegiatan yang terarah dan terukur demi tercapainya cita-cita organisasi. Perlu dilakukannya upaya mengkoordinasikan, mengsinkronisasikan, dan mensinergikan program dan kegiatan untuk para pemilik dan pengelola homestay di Banten,” ujar Arif.

Rakor tersebut membahas sasaran dan arah kebijakan sektor pariwisata dari para pemilik homestay. Selain itu, Rakor yang dihadiri utusan dari 5 wilayah dari Kabupaten/Kota seperti Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang serta Tangerang Raya yang meliputi Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan.

Kegiatan Rakor juga dihadiri oleh AKBP Muktoridi selaku Kasubid Wisata Dit Pam Obvit Polda Banten. Menurut Muktoridi, selayaknya ada kordinasi antar pelaku wisata di Banten dan pihak kepolisian agar tercipta harmonisasi kerjasama yang baik. “Pihak Kepolisian selalu mendukung semua program pariwisata yang berwawasan luas serta mampu menciptakan keamanan yang kondusif,” ungkap Muktoridi.

Setelah menyelesaikan sesi paparan dan tanya jawab, para peserta Rakor ini menghasilkan beberapa pernyataan sikap yang akan disampaikan kepada Gubernur dan Ketua DPRD Provinsi Banten yang diharapkan mampu meningkatkan angka kunjungan wisatawan demi suksesnya Visit Banten 2018.

Pada sesi akhir, Rakor juga menghasilkan pembentukan kepengurusan tingkat Kabupaten/Kota yang diharapkan mampu menciptakan komunikasi dua arah dan horizontal antar stake holder pariwisata. (Rief/LLJ)

Copyright @2016 FBn