Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Agar Fokus Pada Produksi Baja, Krakatau Steel Harus Jual Pabrik Quelle

Agar Fokus Pada Produksi Baja, Krakatau Steel Harus Jual Pabrik Quelle

Cilegon,FESBUK BANTEN News (21/2/2015) – Ketua Koperasi Masyarakat Pariwisata dan Industri (KMPI) Ahmad Fauzi Chan, menyatakan dukungnya terhadap seruan Meteri BUMN beberapa waktu lalu agar PT Krakatau Steel (KS) Tbk menjual perusahaan air minum merk Quelle yang sudah keluar dari basis bisnis KS sebagai produsen baja.

fauzi chan

fauzi chan

Dikatakan Ketua KMPI, pihaknya mendukung kebijakan menteri BUMN tersebut karena langkah yang diambil Rini M Soemarno sudah benar untuk melakukan pembenahan pabrik baja tertua di Indonesia tersebut.
“Kami mendukung kebijakan menteri BUMN yang memerintahkan perusahaan air minum (Quelle) milik PT KS dijual,” ujarnya, Jumat (20/2/2015) kemarin.
Pemuda yang disapa ichan tersebut berharap PT KS agar tetap fokus pada bisnis utamanya. Ichan berasumsi lemahnya bisnis baja KS karena kurang bergairahnya pihak menejemen mengurus bisnis yang membesarkan pabrik yang dulunya Trikora tersebut.
“Nampak sekali manajemen PT Krakatau Steel saat ini sangat tidak bergairah, dan tidak sangat serius mengurus bisnis baja,” lanjutnya.
Menurut ichan, keberadaan perusahaan air minum dan beberapa anak perusahaan lainnya di KS Grup tidak ada korelasinya dengan industri baja. Ia lebih menilai, bisnis yang berdalih “anak perusahaan” tersebut adalah sebagai modus direksi PT KS dalam berbagi jabatan kepada kolega.
“Keberadaan anak perusahaan di PT KS sejatinya hanya akal-akalan direksi KS untuk bisa bagi-bagi jabatan dan jembatan kolusi terhadap para kolega dan orang-orang dekat mereka. Anak perusahaan KS juga selama in diketahui telah melakukan praktek monopoli bisnis di dalam BUMN itu sendiri. Padahal jika tidak dimonopoli oleh bisnis anak perusahaan KS, potensi masyarakat atau pengusaha lokal bisa lebih terberdayakan untuk lebih terlibat kerjasama usaha di dalam PT KS,” jelas ichan.
Selain itu KMPI juga berharap agar pemerintah pusat bisa memberikan ruang bagi industri baja nasional dengan membatasi ekspor baja asing dan menutup keran investasi bagi perusahaan baja asing. “Berikan kesempatan besar bagi KS agar lebih berkembang, ” tutupnya.(LLJ)

Copyright @2016 FBn